Connect with us

Empat Lawang

Selain BLT DD, Desa Karang Dapo Baru Rehab Jembatan Gantung

Redaksi

Published

on

 1,088 x dibaca

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com-Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan belanja Negara yang di peruntukkan bagi desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/kota.

Anggaran ini bertujuan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan serta pemberdayaan masyarakat.

Hal ini terelisasi dengan baik dan Transparansi publik, oleh Manajemen Pemerintahan Desa Karang dapo baru, kecamatan Sikap Dalam, Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Kepala desa Karang Dapo Baru, Tasimul Qolbi didampingi ibu Fitri Indah Sari PKK desa merupakan isteri tercintanya kepada (Red). di ruang kerjanya, beberapa menit lalu, “menuturkan, sebanyak 109 KPM, telah di realisasikan pada Rabu, (30/12/2020) selain itu BST, PKH juga demikian semuanya berjalan dengan lancar, ” ujarnya selasa,
(05/01/2020) 21 : 00 Wib.

Selain dari BLT DD, desa kita tahun kemarin sempat rehab jembatan gantung, dengan lebar, 1,5 Meter volume panjang 135 Meter. yang in sya Allah akan selesai 2 hari lagi, pekerjaannya dengan sistem padat karya tunai (HOK) sesuai Peraturan pemerintah serta Permendes tahun 2019, ” bebernya.

Sementara kedepannya, selain BLT DD. juga akan tetap membangun lagi pastinya sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Permendes, yang upah kerjanya 50 % padat karya tunai yang sebelumnya hanya 30 % padai karya tunai. kedepannya item prioritasnya yakni pendidikan, Kesehatan, dan Bum-Des.

Dalam pelaksanaan bangunan ini dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja Negara Dana Desa (APBN DD) tahun anggaran 2020.

Dirinya berharap kedepannya, semuanya dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala suatu apapun, baik realisasi BLT DD, maupun program kegiatan lainnya. ” Tandasnya. (YU/HD/Adv).

Up Next

Usai di Lantik, Pjs. Sekda Drs. Mahalisi Meninggal Dunia di RSUD Tebing Tinggi

jasa seosmm panelAPK
Don't Miss

Ketua Forum Pemuda Desa Kunduran, Pertanyakan Bangunan Jalan Penghubung