Connect with us

Nasional

Pekerjaan Jalan Lapen, Drainase Desa Air Pikat, di duga Sarat KKN

Redaksi

Published

on

 747 x dibaca

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com-sesuai informasi dari masyarakat bahwa adanya fisik pekerjaan yang bangunannya sudah pada hancur lokasi desa air pikat, kecamatan Bermani ulu,Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Jum’at, (08/01/2021)

Tak berselang lama, Team Reporter bergerak langsung meninjau lokasi fisik bangunan di desa Air pikat. alhasil investigasi team memang benar sesuai informasi yang di dapatkan dari warga masyarakat.

Pada fisik bangunan, di temukan beberapa titik kejanggalan, baik pada bangunan Drainase maupun Jalan Lapen. Seperti, kualitas bangunan ini sangat rendah, pada fisik adukan semen sangat muda, sudah pada retak hancur lebur jadi debu, tidak terdapat papan plank informasi proyek.

Kesimpulannya dalam pengelolaan bangunan ini terkesan sarat KKN indikasi Kuat penyimpangan dan tidak transfaransi Publik. yang di duga kuat telah melanggar peraturan pemerintah, perundang-undangan serta permendes.

Menurut sumber fisik bangunan ini dana nya bersumber dari Dana Desa Tahun anggaran 2020. sudut pandang pada bangunan ini terkesan asal jadi,  kualitas bangunan yang terlihat tidak sesuai Sfek/RAB yang telah ditentukan oleh pihak pemerintah.

Indikasi penyimpangan pada bangunan jalan lapen dan drainase ini di duga sangat kuat sarat penyimpangan.
yang endingya KKN.

Perwakilan warga masyarakat desa air pikat yang namanya enggan di sebut menjelaskan, “inilah bangunan desa kami pak, sembari menunjukan fisik bangunan jalan lapen. bagaimana bisa tahan jika aspalnya saja seperti ini, kami sangat meragukan ketahanannya pak”,” keluhnya menggelengkan kepala.

“Jangankan mobil yang akan melewati, dilewati sepeda motor saja pasti dengan mudahnya jalan ini hancur, ” sambungnya.

Masyarakat desa air pikat, meminta kepada Bupati Rejang Lebong, melalui pihak Inspektorat agar dapat mengaudit serta mengcroschek fisik bangunan ini. Kepada aparat pengak hukum (APH), aparat penuntut hukum (APH) juga agar dapat turun langsung.

Demi tegakknya proses birokrasi pemerintah sesuai undang-undang dasar 1945 yang akuntabilitas, transparansi anggaran serta transfaransi Publik. jika mana ditemukan pelanggaran baik KKN maupun pelanggaran Administrasi agar dapat di proses dengan standar operasional prosedur Hukum serta Undang-undang yang berlaku. baik pelanggaran dengan kategori ringan, sedang, maupun Berat. ” pinta Salah seorang Perwakilan warga masyarakat desa Air pikat.

Sementara itu, Kepala Desa Air Pikat berhasil di konfirmasi melalui pesan instant vi’a WhatsApp, di dalam Chat WhatsApp Kepala Desa, “Kita damai saja pak tidak perlu di publikasikan gimana cara penyelesaiannya”, isi Pesan Kepala Desa air pikat.

Dalam hal ini, terlihat jelas kata-kata yang tidak konsekuensi dan tidak professional. seakan-akan orang Media ini bisa di ajak untuk kongkalingkong. serta dapat disogok dengan mudahnya. yah itu anggapan yang sangat keliru.
Akhir sebuah cerita, Berita ini tayangkan sementara akan disambung lagi pada edisi Berikutnya. (RED).

Up Next

Dewan Pers Berencana Akan Menyelenggarakan UKW se-Nusantara Secara Gratis

jasa seosmm panelAPK
Don't Miss

Usai di Lantik, Pjs. Sekda Drs. Mahalisi Meninggal Dunia di RSUD Tebing Tinggi