Connect with us

Bengkulu

Drainase Kelurahan Air Bang Terkesan Hamburkan Uang Negara

Redaksi

Published

on

 1,914 x dibaca

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com Di beberapa titik proyek konstruksi drainase dan jalan lingkungan tahun anggaran 2020 diduga asal jadi. di duga kuat oknum dengan secara sengaja melawan hukum dengan cara meraup keuntungan pribadi oleh oknum. Proyek drainase tersebut terindikasi serta terkesan menghambur-hamburkan uang Negara. hal ini tentunya borpotensi adanya kerugian keuangan Negara.

Pasalnya, hal ini di ketahui Berdasarkan pantauan NNC dj lokasi pada, Selasa (09/03/2021).

Proyek tersebut pasca dikerjakan sejak bulan Desember akhir 2020 lalu, namun kini kondisi fisik mulai retak-retak. lebih mirisnya ada yang di tampal pada plester fisik pekerjaan drainase maupun jalan rabat lingkungan tersebut.

Pembangunan jalan lingkungan dan paket drainase yang diduga asal- asalan ini di kerjakan Oleh Salah satu pihak kontraktor. demi meraup keuntungan pribadi berbagai cara dilakukan, mulai dari mark uf harga satuan barang, mengurangi Volume, hingga semen hingga berakibat fatal.

Berdasarkan data yang di dapat di lapangan fisik bangunan drainase yang berlokasi di Jalan BTN Kelurahan air Bang, kecamatan curup tengah, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu ini. kegiatan pembangunan tampak sudah rampung dikerjakan.
yang mana kegiatan itu di duga kuat telah menghabiskan anggaran Dana DAK, dengan jumlah yang cukup pantastis.

Warga perumahan Senopati Air Bang mengaku pernah melihat pekerjaan drainase di di wilayahnya beberapa bulan yang lalu. dikatakan, “pekerja hanya mengejar keuntungan pribadinya saja, bagian bangunan yang tidak sesuai dengan RAB maupun yang retak-retak diragukan akan cepat hancur lebur jadi debu” ujarnya.

Sementata itu, Kepala Dinas PU Rejang Lebong saat ini hanya diam dan seolah olah menutup mata.
Sehingga ada pertanyaan yang timbul Ada apa ?

Sementara itu, Tim Investigasi NNC belum bisa konfirmasi dengan pengguna anggaran untuk meminta hak jawab tentang berita yang akan kita tayangkan.

Team mencoba menghubungi via telphon WhatsApp. untuk minta hak jawab dari pengguna anggaran sesuai undang-undang agar berita kepada kawan balance. namun sampai saat ini blm ada jawaban dan tanggapan dari pengguna anggaran tersebut.

Terpisah, Ketua AMP2D Kabupaten Rejang Lebong inisial (H), “kalau seperti ini (RAB-Drainase ini) belum sampai masa tenggad ambang waktu pemeliharaan. Drainase/Kelurahan Air Bang, sudah mulai hancur kembali, dan tidak tau kemana arah dan tujun air mengalir.

Kami berharap kepada pihak Dinas terkait harus lebih cekatan dalam mengelola anggaran, supaya tercapainya pembangunan desa/Kelurahan yang ideal,” Harafnya.

Namun jika tidak mendapatkan perhatian dari masyarakat desa atau masyarakat, tidak menutup kemungkinan pengguna anggaran (Nanak) akan kita laporkan kepenegak hukum atas mengabaikan peraturan dan perundang-undangan tentang Desa/kelurahan.

Dan kami minta kepada Dinas terkait agar mengaudit pekerjaan di Kelurahan Air Bang tersebut baik secara fisik maupun secara administrasi secara transparan, akuntabilitas serta melibatkan Tim Investigasi. ( NNC )

Up Next

Tokoh Dunia, Aung San Suu Kyi “PERDAMAIAN” Tujuan IDEAL yang Tak Bisa di Ganggu Gugat

jasa seosmm panelAPK
Don't Miss

“Lagu Lama” Dewan Pers Terdengar Lagi, Bukti Kegagalan Menjalankan Fungsinya