Connect with us

Opini

Merosotnya Moral di – Era Globalisasi Kemajuan Tecnology

Redaksi

Published

on

 1,225 x dibaca

BENGKULU, Netralitasnews.com Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi (IPTEK) memang memberikan dampak yang positif di era globalisasi kemajuan teklnologi di segala bidang. Namun hal ini tidak menutupi adanya penyalahgunaan atas perkembangan teknologi tersebut. Seperti contoh menciptakan permainan yang tidak mencerminkan nilai nilai kemanusiaan yang beradab, dalam pandangan budaya, negara kita Indonesia termasuk ke dalam negara yang menganut budaya timur. budaya orang timur terutama Indonesia lebih mengedepankan tata krama atau biasa disebut dengan unggah-ungguh di dalam kehidupan bermasyarakatnya di Indonesia setiap aspek kehidupan diatur dengan menggunakan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

Bicara soal teknologi dalam permainan atau yang sering kita sebut dengan game adalah sesuatu kegiatan yang dilakukan untuk menghibur diri dari rasa jenuh.

Seiring berkembangnya IPTEK pada era globalisasi yang semakin maju dan modern ini membuat banyak beredarnya berbagai jenis games. tak hanya untuk sekedar refreshing namun aplikasi games telah menjadi sebuah bisnis industri yang sangat besar. Games yang dahulu sering dikaitkan dengan masa kanak – kanak ternyata telah menyedot perhatian remaja dan bahkan orang-orang dewasa saat ini.

Game berarti (hiburan). Permainan game juga merujuk pada pengertian sebagai “kelincahan intelektual” (intellectual playability).

Sementara kata (game) bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya.

Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal.

Namun disini penulis berharap peran pemerintah dan penggiat dunia per-game-an untuk selektif terhadap permainan yang pantas atau tidak pantas untuk dipasarkan.

Apalagi saat ini dipertontonkan secara masa atau siaran langsung didunia media sosial ‘Facebook”. sebagaimana yang saat ini beredar berbagai permainan game dipertontonkan secara live.

Dalam sebuah game, yang mana game tersebut menayangkan tontonan yang tidak pantas untuk ditayangkan, meskipun bentuknya hanya permainan orang orangan , namun disana ada permainan yang menyajikan permainan seks. akan hal ini cukup mengherankan saja, kenapa permainan ini sangat didukung didunia digital yakni (Teknologi).

Apakah saat ini kita mengikuti budaya barat sehingga dibebaskan nya sesuatu yang negatif menjadi positif terhadap dunia tekhnologi yang diciptakan oleh negara luar.

Negara kita ini memang demokrasi, namun punya aturan tegas, jangan sampai demokrasi kita diera teknologi bisa menambah merusak generasi muda Indonesia sebagai penerus bangsa di masa sekarang dan mendatang. hal ini memang nampaknya sepeleh, namun kerusakan moral berdampak buruk dalam segala aspek kehidupan.

Ini tugas bagi pemerintah dalam hal memberikan aturan sebagai bentuk melindungi warga negara dari berbagai ancaman, termasuk ancaman moral dan memudarnya nilai – nilai kemanusiaan yang beradab. karena generasi kita jangan sampai rusak dengan kemajuan teknologi dan tontonan yang tidak pantas dipublikasikan diaplikasi manapun.

Tidak menutup kemungkinan tidak adanya pembatasan dalam sebuah kemajuan apapun, baik bidang teknologi, industri dan lain sebagainya. berharap kemajuan teknologi yang semakin berkembang ini peran pemerintah harus mempunyai aturan tegas berdasarkan norma hukum yang berlaku, agar generasi kita tidak berdampak negatif terhadap kemajuan teknologi dunia ini.

Dan untuk anak – anak dibawah umur, remaja peran orang tua perlu dalam mengawasi anak – anak dalam kegiatan memegang handphone, merujuk pada apa yang yang di lihatnya dan apa yang dimainkannya dalam memegang handphone atau komputer tersebut. tak hanya permainan game saja, aplikasi lainnya juga digunakan untuk hal hal yang negatif demi mengharapkan sesuatu.

Ingatlah dunia ini tipu tipu muslihat saja dan sejatinya kehidupan kita kelak akan ada yang abadi setelah mati. Firman Allah SWT sudah dijelaskan dalam (QS. Al-Hadîd: 20).

Penulis Merupakan Praktisi Hukum atau Pengacara Di Kantor Hukum BPS And Partners. Wa: 082282678118