Connect with us

Empat Lawang

Tembok Penahan di Desa Karang Anyar Ambruk, Siapa yang Bertanggung Jawab

Redaksi

Published

on

 7,199 x dibaca

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – tembok penahan sepanjang – + 50 Meter di desa Karang Anyar, Kecamatan sikap dalam, Kabupaten Empat Lawang ambruk sejak malam tanggal 15 juni bulan lalu hingga saat ini belum tampak ada perbaikan ataupun langkah awal bijak yang diambil oleh pihak Pemerintah. saptu, (24/07/2021)

Sebelumnya pantauan tim media ini di desa karang anyar pada lokasi tanggal 15 juni bulan lalu dan hari ini 24 juli 2021. tampak proyek tembok penahan ini ambruk dan terkesan tak ada perbaikan/pembiaran dari pihak pemerintah.

Sehingga timbul pertanyaan bagi warga masyarakat karang anyar, sikap dalam khususnya, masyarakat Empat Lawang pada umumnya. tak luput juga Insan Pers selaku kontrol sosial.

Menurut informasi yang di dapat sebelumnya bahwa proyek tembok penahan ini di kerjakan pada bulan september 2020 tahun lalu.

Sementara sekarang sudah ambruk dan patah. pertanyaannya apakah kualitas fisik yang di duga tak memenuhi standard rencana anggaran biaya (RAB) maupun gambar yang tehnisnya telah di tentukan sebelumnya.

Ataukah mungkin karena curah hujan yang cukup tinggi hingga mengakibat kan tembok penahan ini ambruk sepanjang – + 50 meter.

Jika benar adanya pengurangan volume oleh pihak pelaksana bangunan ini mungkin saja kan berakhir seperti ini, yang artinya di duga kuat ada indikasi korupsi sehingga menyebabkan ambruknya tembok ini yang di duga adanya kerugian keuangan negara.

Namun jika akibat bencana alam, akankah hal ini di diamkan saja oleh Pemerintah daerah Empat Lawang. pertanyaannya di kemanakan dana bencana alam, apakah semuanya telah di larikan ke anggaran penanganan Covid sampai ke PPKM saat ini, siapa yang bertanggung jawab kita belum tahu.

Tentu masyarakat kecewa dengan hal ini, karena terkesan pembiaran dan terkesan tak ada tanggapan bijak dari pihak pemerintah.

Akibat ambruknya tembok penahan ini berakibat akan turut amblasnya rumah warga daerah aliran sungai (DAS). contoh ada 1 unit rumah warga akan amblas ke sungai.

Sementara itu, Penjabat kepala desa karang anyar saat hendak di konfirmasi di kediamannya sedang tak ada di tempat, di konfirmasi melalui WhatsApp tak menjawab. sehingga berita ini ditayangkan sementara adanya jawaban dari berbagai pihak yang terkait. (Team/nnc)

Advertisement Enter ad code here