Connect with us

Rejang Lebong

Warga Apresiasi Pihak Kejari Rejang Lebong yang Menindak Lanjuti Permasalahan Desa Dusun Sawah

Published

on

 1,630 X dibaca,  8 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com – Dugaan berbau korupsi terhadap bangunan yang asal jadi di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. telah di tindak lanjuti oleh pihak kejaksaan Negeri Rejang Lebong. Rabu, (03/11/2021).

Salah satu warga Desa Dusun Sawah Pepen setempat saat di jambangi di kediamannya memafarkan.

” Berdasarkan berita yang pernah di tayangkan di media online jejak kasus, Netralitas, dan rekam jejak,l news sebelumnya.

” syukur alhamdulillah sudah ada tindak lanjut dari pihak kejaksaan yang telah turun untuk meninjau lamgsung ke lapangan. atas informasi yang saya dapati dan juga mantan sekertaris Desa sudah di pangil untuk di mintai keterangan ” Katanya.

Kami dari pihak warga mengapresiasi kinerja dari pihak kejaksaan Negeri Kabupaten Rejang Lebong yang cepat tanggap terhadap permasalahan di desa Dusun Sawah ini. ” Tukasnya. (YS/LK-Net).

Advertisement

Bengkulu

Ratusan Korban Penipuan Arisan Online di Kota Curup Lapor ke Law Office BPS And Partners

Published

on

By

 1,944 X dibaca,  7 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG I BENGKULU, Netralitasnews.com – Bayu Purnomo Saputra SH, menerima laporan warga Curup Kabupaten Rejang Lebong terkait penipuan arisan online dan investasi saham arisan yang dijalankan oleh Ayu Amelia warga air rambai Curup, Kabupaten Rejang Lebong yang mana Ayu Amelia adalah sebagai pemilik arisan online dan investasi saham bodong tersebut. Senin, (05/07/2021)

Bayu, selaku kuasa hukum para korban penipuan telah menerima info korban sebanyak kurang lebih 121 Orang, yang mana diantara anggota tersebut berbeda beda kerugiannya.

Salah satu diantaranya ada yang dirugikan sebesar Rp. 121 jutaan, dan ada yang Rp. 36 jutaan dan puluhan juta.
Jika dihitung dari keseluruhan anggota yang terkonfirmasi 121 orang tersebut, bisa saja mencapai miliaran rupiah.

” Tapi saya baru menerima data tersebut hanya beberapa anggota saja, yang mana datanya sudah lengkap itu yang saya masukkan aduannya terlebih dahulu kepihak yang berwajib Polres Kota Curup”, ” ujarnya

Dikarenakan upaya kekeluargaan sudah ditempuh, namun tidak ketemu hasil. sambungya, malah lari dari masalah, menghindar dan sekarang keberadaan nya belum diketahui jelas dimana dia berada.

Masih menurut dia, Sehingga upaya hukum inilah jalan terakhir yang kami tempuh. mungkin nanti ada gelombang berikutnya dalam hal pengaduan terhadap Ayu Amelia, saya masih menunggu data data anggota lainnya yang belum lengkap memberikan bukti-bukti tersebut, ” bebernya

Dirinya berharap, aduannya ditanggapi serius oleh pihak Kepolisian Daerah Bengkulu Polres Curup, agar para korban segera mendapatkan kepastian hukum terkait aduan ini. (Release/Red)

Alamat Pengaduan Masyarakat
Law Office
BPS And Partners
Jl.H Adam Malik No.45 Simpang Empat Pagar Dewa Bengkulu.

Continue Reading

Bengkulu

LSM PKN Laporkan Perbuatan Melawan Hukum, Dugaan Korupsi DD Dusun Sawah Ke Kejari

Published

on

By

 6,269 X dibaca,  6 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com Lembaga Pemantau Keuangan Negara (L-PKN) Rejang Lebong melaporkan ke KEJARI dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) di Desa Dusun Sawah kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, senin (29/03/2021).

Ketua (L-PKN) Elvis Munandar mendatangi Kejari Rejang Lebong dan di dampingi oleh Kanedi Irawan  sekretaris melaporkan tentang perbuatan melawan hukum, atas dugaan korupsi dana desa, desa dusun sawah Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB-DES) tahun 2020.

Saat Reporter media Netralitasnews.com mewawancarai ketua PKN di kantor KEJARI Rejang lebong menyampaikan
” Berdasarkan yang kami lapor ke Kejari Rejang Lebong diduga kuat ada penyelewengan anggaran Dana Desa di Dusun Sawah Curup Utara tahun anggaran 2020,” Ungkapnya.

Lanjut Elvis, “untuk sementara ini kita tunggu keputusan dari Kejari Rejang Lebong untuk tindak lanjutnya,” urainya

Dalam laporannya, ada 7 item dugaan penyelewengan yakni,
1. Menyangkut atas pengunduran diri sekretaris desa dusun sawah per tanggal 1 November 2020 inisial TN
2. Pembangunan tembok pelapis tebing (TPT)
3. Rehabilitasi jembatan milik desa
4. Rehabilitasi peningkatan jalan desa
5. Pembangunan sistem pembuangan air limbah rumah tangga
6. Pembangunan lapangan futsal
7. Penguatan dan peningkatan kapasitas tenaga keamanan ketertiban
8. Pembinaan grup kesenian dan kebudayaan tingkat desa.

( L-PKN ) Rejang Lebong berharap kepada pihak kejari adanya tindak lanjut dari laporan ini, kiranya dapat di usut tuntas, tindak tegas jika ditemukan bukti perbuatan melawan hukum/Korupsi oleh oknum jajaran kepala Desa Dusun Sawah sesuai proses hukum dan undang-undang yang berlaku.  ( Yoyon S ).

Continue Reading

Bengkulu

Baru Seumur Jagung, Proyek Drainase Sudah Hancur Lebur

Published

on

By

 2,540 X dibaca,  2 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com Pemerintah pusat melalui kementerian PUPR selalu mengupayakan dan memenuhi segala kebutuhan masyara kat dengan berbagai program kegiatan yang di realisasikan. tujuan pemeritah agar di seluruh penjuru tanah air ini masyarakat dapat lebih maju, dengan adanya pemerataan pembangunan. mulai dari infrastruktur jalan, perairan, perekonomian, pertanian dan lain-lain sebagainya. akan hal ini tentunya selaras dengan Undang – undang dasar 1945.

Salah satu kegiatan yang bersumber dari APBN pusat melalui Kementerian PUPR mrlalui Dinas PUPR Propinsi Bengkulu tahun 2020. yang meluncur kan kegiatan pembangunan drainase aliran persawahan guna untuk melancarkan perairan di sektor persawahan masyarakat.

Namun sangat di sayangkan salah satu kegiatan drainase yang terletak di desa Tanjung Beringin Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu, yang di bangun tahun 2020. sudah hancur, lebih kurang hampir 10 meter kiri kanan, sedangkan usia masih terbilang batu seumur jagung. mirisnya sudah hancur lebur. dengan kenyataan ini sangat di ragukan kualitas adukan, semen dan pasir yang di gunakan, sehingga dapat di prediksikan timbulnya kerugian Negara

Masyarakat setempat HR (41) mengatakan, ” lihatlah pak keadaan siring di sektor persawahan masyarakat desa kami ini yang di bangun tahun 2020 kemarin, sekarang sudah hancur seperti ini”, ” ujarnya seraya menunjuk siring yang hancur

lanjutnya, ” dapat kita lihat secara bersama pak, kualitas adukannya tentu kurang sehingga mengakibatkan fisiknya sangat rapuh dan gampang hancur, bagaimana kami mau bersawah jika airnya tidak sampai dan kami sangat berharap kepada pemerintah agar dapat mengambil tindakan dan membenahi siring ini lagi sehingga kami bisa lagi bercocok tanam”, ” terangya

Investigasi dilapangan hari ini (19/03/2021) tidak di temukan papan merek, baik yang terpasang maupun bekasnya. hingga berita ini di rilis kegiatan ini tidak di ketahui berapa anggaran yang di kucurkan dan brapa volume yang sebenarnya. dalam hal ini akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mencari data melauli LPSE APBN Kementrian PUPR Tahun 2020 dan mengecek shampel kelabotorium guna untuk mengetahui berapa semen dan pasir yang di gunakan di dalam pembuatan drainase di desa tanjung beringin ini.

Sesuai dengan Analisis Yuridis pada proyek ini, di duga kuat telah terjadi Indikasi sebagai berikut :

1. Tidak sesuai Perencanaan Awal
2. Mark uf harga satuan barang
3. Kurang Volume/ kurang adukan semen
4. Tidak sesuai sfek yg telah di tentukan oleh pihak pemerintah
5. Di kerjakan asal Jadi
6. Tak ada Pondasi
7. Oknum kontraktor PT/CV terkesan Maling duit Negara.

Media ini mencoba menghubungi pihak kontraktor melalui via telphone dan chat WahAtspp, untuk konfirmasi kegiatan tersebut. melalui telphone mas Ari Menjelaskan, “itu kegiatan dari kementerian PUPR, dana APBN dan sampai saat ini belum juga cair dan mengenai kerusakan itu coba saya tanyakan lagi kepada pihak yang bertanggung jawab di lapangan yang mengerjakan. dan saya tidak bisa banyak menjelaskan nanti takut salah dan tidak pas jadi nanti saya tanyakan dulu dan akan saya kabarkan lagi, “jelasnya melalui via telphone.

Masyarakat desa tanjung beringin berharap, Agar proyek ini dapat di rehab kembali agar ada azaz manfaatnya. jika tidak maka masyarakat berharap agar adanya tindakan tegas dari pihak terkait sesuai pelanggaran, sesuai proses hukum serta undang-undang yang berlaku. (Red).

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!