Connect with us

Ogan ilir

Diduga Oknum Kades Saka Tiga Sunat BLT 50 Ribu, KPM akan Lapor Ke APH

Published

on

 1,022 X dibaca hari ini

OGAN ILIR I SUMATERA SELATAN, Netralitasnews.com Diduga Oknum Kades Saka Tiga, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Sunat BLT Desa Rp. 50 Ribu, KPM akan Lapor Ke APH. 

Pasalnya, penerima manfaat bantuan langsung tunai desa tersebut merasa di rugikan oleh oknum kepala desa yang di duga diperintahkan oleh camat yakni telah terjadinya indikasi saat penyakuran BLT desa di potong Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).

Keluarga penerima manfaat merqsa di rugikan dan akan melaporkan perihal ini kepada Aparat penegak hukum tembusan bupati Ogan Ilir, ” Tegas warga secara bersama.

Sebelumnya viralnya berita dugaan pungli BLT 50 ribu rupiah oleh oknum kepala desa saka tige “HB” atas perintah camat Indralaya.

Pasca berita tersebut ada juga berita sanggahan di salah satu media. Senin, (08/05/2023)

Kami sebagai masyarakat merasa geram dan kecewa atas kelakuan oknum kepala desa dan oknum camat Indralaya, ” terang KPM

Kepala desa tersebut Bantah Keras. karena merasa tidak pernah melakukan pemotongan Dana Bantuan Langsung Tunai desa Sebesar Rp. 50 ribu tersebut, itu fitnah, Jawab Kepala Desa Sakatiga.

Pak kades, Pak Camat Indralaya kami sebagai Masyarakat saka tige Hanya meminta keadilan jangan mentang-mentang menjadi pejabat kami di buyanke cak ini, Kami juga punya rekaman dan foto pada saat pemotongan apa perlu kami viral ke dulu baru bapak ngaku, ” Lirih KPM.

Kami sebagai Masyarakat selaku penerima manfaat berharap kepada bupati Ogan ilir, bapak Panca Wijaya Akbar, dan aparat penegak hukum agar segera mengambil tindakan tegas, atas kelakuan oknum kepala desa dan oknum camat tersebut, ” harap KPM.

Aabila ditemukan bukti yang kuat maka kami sebagai KPM meminta kepada berbagai pihak agar kiranya dapat menindak tegas oknum prlaku. agar hal serupa tidak lagi terjadi lagi kedepannya. ” tegasnya. (Rls/Tim).

Advertisement

 1,023 X dibaca hari ini,  5 X dibaca hari ini

Populer

error: Content is protected !!