Connect with us

Empat Lawang

Pjs. Kepala Desa Aur Gading diduga Tabrak Permendagri no 67 Tahun 2017

Published

on

 5,735 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.comPengangkatan dan pemberhentian Perangkat Desa oleh Kepala Desa tentu harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Mekanisme Pengangkatan Perangkat Desa sebagai berikut:
1. Kepala Desa dapat membentuk Tim yang terdiri dari seorang ketua, seorang sekretaris dan minimal seorang anggota;

2. Kepala Desa melakukan penjaringan dan penyaringan calon Perangkat Desa yang dilakukan oleh Tim;

3. Pelaksanaan penjaringan dan penyaringan bakal calon Perangkat Desa dilaksanakan paling lama 2 (dua) bulan setelah jabatan perangkat desa kosong atau diberhentikan;

4. Hasil penjaringan dan penyaringan bakal calon Perangkat Desa sekurang-kurangnya 2 (dua) orang calon dikonsultasikan oleh Kepala Desa kepada Camat;

5. Camat memberikan rekomendasi tertulis terhadap calon Perangkat Desa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja;

6. Rekomendasi yang diberikan Camat berupa persetujuan atau penolakan berdasarkan persyaratan yang ditentukan;

7. Dalam hal Camat memberikan persetujuan, Kepala Desa menerbitkan Keputusan Kepala Desa tentang Pengangkatan Perangkat Desa; dan

8. Dalam hal rekomendasi Camat berisi penolakan, Kepala Desa melakukan penjaringan dan penyaringan kembali calon Perangkat Desa.

Meski Peraturan Menteri Dalam Negeri tersebut sudah jelas. namun demikian diduga ada yang menabrak peraturan ini.

Pasalnya, seperti contoh di Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. diduga kuat Pjs. Kepala Desa di dalam melakukan penjaringan dan penyaringan calon perangkat desa tidak selaras dengan peraturan tersebut diatas.

Sementara itu Pjs. Kepala desa Aur gading Yulianti yang di dampingi oleh Sekretaris Desa dan beberapa perangkat desa , saat di konfirmasi di Kantor Desa sekira pukul 14 : 30 WIB (13/10/2021) menjawab, ” terkait penerimaan ini sudah ada pemberkasan besar kemungkinan jadi, karena kita mempunyai berkas masing-masing. mengenai SK perangkat belum terbit, yang dibuat surat tugas seluruh perangkat. sementara perangkat dari luar desa memang ada. namun harus bertempat tinggal disini. ” singkatnya.

Terkait hal ini bisa terjadi karena terkesan sangat tertutup disembunyikan, dan kinerja perangkat Desa yang baru terutama yang berdomisili di luar Desa belum memiliki kompetensi yang teruji , berprestasi serta pengalaman yang memadai guna menunjang kinerja pemerintahan Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan.

Jika benar Permendagri ini ditabrak, akibat peristiwa ini maka akan dapat menimbulkan ketidakharmonisan, kebobrokan birokrasi Pemerintahan Desa dan dapat memicu timbulnya kecemburuan sosial bagi warga masyarakat desa khususnya Desa Aur Gading yang memiliki Sumber Daya Manusia cukup memadai. sosialisasi tentang penjaringan dan sistem penyeleksian Perangkat Desa tidak dilakukan secara terbuka padahal dari banyaknya data warga yang lulusan SLTA bahkan Sarjana yang memang merupakan warga masyarakat Desa Aur Gading masih sangat layak menjadi Perangkat Desa.

Mengenai hal ini Klarifikasi Camat Tebing Tinggi akan ditayangkan pada sesi berikutnya. (Jhanu/Suplan_Net)

Empat Lawang

Diduga Gegara Kayu Bakar, Rusda Meninggal Dunia dibacok dengan Parang

Published

on

 73 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG SUMATERA SELATAN, Netralitasnews.com –  Rusda (45) warga Desa Kebon Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, meregang nyawa Karena dibacok dengan parang oleh pelaku bernama Ebitra (33). Selasa (06/12/2022).

Aksi tersebut dilakukan oleh Ebitra diduga pelaku emosional melihat korban meletakkan kayu bakar didepan rumah pelaku tanpa meminta izin terlebih dahulu.

” Akibat kejadian itu korban mengalami luka bacok di leher bagian belakang, luka bacok bagian mulut sebelah kanan, luka bacok bagian bahu sebelah kanan, dan luka bacok dibagian pungung sebelah kanan.

Akibat banyaknya luka ditubuh korban sehingga kehabisan darah dan korban meninggal dunia, ” kata Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP M. Tohirin,  SH.,MH.

Dia menjelaskan kejadian pembunuhan itu terjadi sekira pukul 16:30 (WIB). Pelaku langsung membancok korban. setelah melakukan aksi tersebut pelaku langsung melarikan diri ke rumah keluarganya di Desa Tanjung Ning Simpang Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, ” jelas Kasat.

Adapun kronologis penangkapan pelaku pada hari Selasa (06/12/2022) sekira pukul 17:45 (WIB), telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku, oleh tim gabungan Sat Reskrim Polres Empat Lawang dan Polsek Tebing Tinggi, ” tambahnya

Adapun Barang bukti yang di amankan yakni 1 buah senjata tajam jenis parang bergagang kayu warna coklat dengan panjang 50 CM

“Pelaku langsung dibawa dan diamankan ke Sat Reskrim Polres Empat Lawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Tutup AKP M. Tohirin Kasat Reskrim Polres Empat Lawang. (Release)

Continue Reading

Empat Lawang

Kepergok Hendak Mencuri Motor, Malah Motor Pelaku Dibakar Massa

Published

on

 303 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG SUMATERA SELATAN, Netralitasnews.com – Warga Desa Talang Banteng Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang. Warga

membakar sebuah motor yang diduga milik pencuri motor, saat kepergok hendak membawa kabur motor curian milik Kader yang terparkir di halaman rumahnya.

Diketahui pelaku ialah seorang pemuda berinisial RA (19) warga Desa Tanjung Tawang Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang, yang hendak membawa kabur motor milik Kader pada hari Sabtu, 03 Desember 2022 sekira pukul 18.30 WIB.

Kapolres Empat Lawang AKBP Helda Prayitno, M.M melalui Kapolsek Muara Pinang Iptu M. Indra Gunawan mengatakan, kejadian bermula saat korban sedang didalam rumah dan memarkirkan motornya di depan Rumah.

“Saat itu korban mendengar teriakan salah satu warga yang berteriak maling, kemudian korban langsung keluar rumah dan melihat motor korban sudah tidak ada, kemudian korban melihat dua orang pelaku sedang mencoba membawa kabur motor korbam, lalu korban bersama warga lainnya langsung mengejar pelaku” Ungkapnya. (RELEASE).

Continue Reading

Empat Lawang

Feri Ketua DPD BAKORNAS Sum-Sel dan Mantan Kepala SMPN 1 Tebing Tinggi Beri Santunan Kepanti Asuhan Al-Ihsan

Published

on

 396 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG SUMATERA SELATAN, Netralitasnews.com – Feri Indra Leki Ketua DPD BAKORNAS Sum-Sel Bersama Setyo Haryono Mantan Kepala SMPN 1 Tebing Tinggi Beri Santunan Kepanti Asuhan Al- Ihsan, (04/12/22)

Dalam hal ini menyisihkan rizkinya ke panti asuhan Al- Ihsan desa muara lintang kecamatan pendopo barat.

Adapun kerena mantan kepala sekolah belum bisa menghadiri panti asuhan Al- Ihsan, beliau menitipkan amanah kepada ketua Aktivis BAKORNAS Feri Indra Leki untuk menyisihkan rizkinya ke panti asuhan tersebut beliau berpesan memang yang di berikan ini tak seberapa nilainya tapi insya Allah semoga baroqah untuk keperluan pengurus dan anak anak panti di sana, ” ungkapnya

Dengan menyingkat waktu pada hari minggu feri melangsungkan amana tersebut sekaligus juga ikut serta menyisihkan sodaqoh buat anak anak di panti tersebut.

Alhamdulillah ada anak dari pengurus panti yang menerima sodaqoh kami, ” Ucap Feri kepada awak media.

Lebih lanjut Feri mengatakan, semoga apa yang kami berikan ini bermanpaat untuk anak – anak dan dan pengurus panti semoga kedepannya kami bisa kembali berbagi di panti Al-Ihsan ini khususnya, dan di panti panti asuhan lainnya. ” Tukasnya. (RLS).

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!