Connect with us

Empat Lawang

Henny Hijrah Jadi Aktivis Antikorupsi, di Duga Ambisi Pribadi

Published

on

 2,036 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Henny, yang sebelumnya dikenal sebagai politisi penuh ambisi, kini memegang jabatan baru sebagai Ketua DPC LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI).

Langkah ini diambil setelah ia gagal meraih kursi DPRD dan gagal dalam pencalonan Wakil Bupati Empat Lawang bersama HBA.

Namun, keputusan Henny memimpin LAKI memicu berbagai spekulasi. banyak pihak menduga hijrahnya ke dunia aktivis bukan semata-mata demi memperjuangkan keadilan, melainkan bentuk kekecewaan dan ambisi untuk mengalahkan calon-calon politik yang menjadi lawannya.

“Ini lebih terlihat seperti langkah balas dendam politik daripada perjuangan idealis,” ujar seorang pengamat politik lokal.

Langkah ini dinilai melenceng jauh dari cita-cita demokrasi yang menginginkan pemimpin benar-benar amanah.

Alih-alih menunjukkan dedikasi murni, Henny justru dianggap memanfaatkan LSM untuk menyimpan ambisi pribadi.

“Dengan menjadi Ketua DPC LAKI, secara terang benderang Henny menunjukkan dirinya masih ingin eksis di panggung politik, meskipun lewat jalur berbeda,” kritik seorang tokoh masyarakat setempat.

Namun, skeptisisme warga masih kuat. “Apa yang dilakukan Henny ini tidak mencerminkan niat tulus. ini seperti usaha memanfaatkan lembaga untuk menyerang calon lawan di masa depan,” ujar seorang warga.

Waktu akan menjawab apakah langkah Henny di LAKI benar-benar untuk perjuangan rakyat atau sekadar upaya menyelamatkan ambisi pribadi yang pernah gagal di politik, kita kan lihat kedepannya. Untuk sementara waktu kita kan coba bertanya kepada rumput yang bergoyang. (@SUPLAN).

Advertisement

Empat Lawang

Jalin Sinergi Kapolres Empat Lawang Ajak Wartawan duduk Bersama

Published

on

 199 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Demi menjalin sinergi antara pihak aparat penegak hukum Polres Empat Lawang dengan Media yang tergabung di PWI dan IWO-I, Kamis malam, (30/04). Sekira pukul 20.00 WIB. 

Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi ajak wartawan duduk bersama dengan cara diskusi serta membahas tentang beberapa kasus di bumi saling keruani saling kerawati, dengan tujuan agar dapat memberikan berita yang balance kepada masyarakat di Kabupaten Empat Lawang.

Hadir dalam pertemuan ini Kapolres Empat Lawang dan beberapa pejabat utama, Kasat Intelkam, Kasi Humas dan anggota.

Ketua PWI Empat Lawang Rodi Hartono, Ketua IWO-I Empat Lawang Likwan YU, Ketua SMSI Empat Lawang pewarta  Erwinza, Ketua IWO Amri Wijaya, media elektronik, cetak, Online, Nasional , Regional dan Lokal.

Bertempat di Kedai Keruani Polres Empat Lawang, halaman Mapolsek Tebing Tinggi.

Dengan adanya pertemuan ini semoga kedepannya dapat terjalin kerja sama yang baik, dan saling memberikan informasi yang akurat dan berimbang di wilayah hukum Polres Empat Lawang bumi saling keruani saling kerawati menuju Empat Lawang MADANI Menjadi lebih baik lagi.

Dengan didukung  cuaca yang cerah terang bulan, yang di temani kopi panas serta makanan ringan lainnya, pertemuan berlangsung sukses tanpa adanya hambatan. (@Red).

Continue Reading

Empat Lawang

Diduga Dinas Pertanian Empat Lawang Lakukan Pung-li, Siber diminta Menyelidiki

Published

on

 4,596 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG // Sum-Sel, Netralitasnews.com – Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang di duga pungut biaya jutaan rupiah dari kelompok tani (Poktan).

Sebelumnya di dapatkan informasi dari sumber terpercaya bahwa adanya pungutan liar (PUNG-LI) terhadap beberapa kelompok tani agar mendapatkan alat mesin pertanian (ALSINTAN).

Berdasarkan informasi tersebut bahwa kelompok tani diminta uang sebesar Rp 4,000,000 (Empat juta rupiah).

Uang tersebut di setorkan dengan dua cara, ada yang setor cash, dan ada juga yang di transfer melalui nomor rekening BANK ke – beberapa oknum pegawai dinas pertanian Empat Lawang.

Setelah mendapatkan informasi, kepala dinas pertanian Empat Lawang, Hendra Lezi di konfirmasi tidak memberikan jawaban, tanggapan, sanggahan, atau klarifikasi.  

Hingga berita ini di update kembali masih belum ada respon dari Hendra Lezi kepala dinas pertanian Empat Lawang.

Kepada Tim sumber Pung-Li polda Sumatera Selatan diminta untuk dapat menyelidiki dugaan kasus ini. apabila di temukan bukti pelanggaran berat maka masyarakat meminta untuk dapat menindaknya sesuatu SOP. (@TIM).

Continue Reading

Empat Lawang

POLRES Panggil Oknum Guru di Duga Hina Profesi Wartawan

Published

on

 6,948 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan yang dilaporkan oleh seorang jurnalis TVRI berinisial DA kini memasuki tahap penyelidikan.

Pihak kepolisian Polres Empat Lawang telah melakukan pemanggilan awal terhadap terlapor, seorang oknum guru di salah satu SMPN Tebing Tinghi berinisial “AK” Kamis, 16 April sekitar jam 10. pagi.

Pemanggilan tersebut merupakan bagian dari proses klarifikasi dan pengumpulan keterangan awal dalam tahap penyelidikan (lidik).

Dalam proses ini, penyidik mendengarkan langsung keterangan dari pihak terlapor guna melengkapi berkas perkara yang sebelumnya telah disertai laporan dan keterangan saksi.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang melalui Kanit Pidum, Ipda. Yulius, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap terlapor.

“Sejauh ini, kami telah memanggil yang bersangkutan dan mendengarkan keterangannya. untuk selanjutnya, proses masih terus berlanjut ke tahap penyelidikan, ”ungkapnya.

Kasus ini bermula dari laporan DA yang merasa profesinya sebagai wartawan dihina, disertai dugaan adanya unsur fitnah. hngga saat ini, Unit Pidana Umum (Pidum) Polres Empat Lawang masih terus mendalami perkara tersebut dengan mengumpulkan bukti tambahan dan keterangan lanjutan.

Pihak kepolisian memastikan akan menangani kasus ini secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, perkembangan kasus dugaan penghinaan profesi wartawan ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik, khususnya di kalangan insan pers di Kabupaten Empat Lawang. (@**).

Continue Reading

 2,037 X dibaca hari ini,  5 X dibaca hari ini

Populer

error: Content is protected !!