Connect with us

Empat Lawang

Diduga Proyek Syetan Gentayangan, Ada Yang Mengaku Milik “BOS” Provinsi

Published

on

 1,135 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG // Sum-Sel, Netralitasnews.com – Di duga ada proyek syetan gentayangan di Kelurahan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.

Proyek ini tepatnya di Prumnas baru belakang kantor Pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang.

Pantauan tim wartawan dilapangan menemukan proyek jalan rabat beton yang sedang dikerjakan.

Pada proyek ini tidak ditemukan papan informasi proyek dan ketebalan jalan diduga dikurangi, pada badan jalan yang dibangun ada timbunan tanah, trus di atas tanah ada plastik, batu krokos lalu dicor.

Sedangkan material yang digunakan pada bangunan jalan rabat beton pada umumnya menggunakan perbandingan 1 semen : 2 pasir : 3 split/koral.

Dengan adanya paket proyek yang tidak jelas seperti ini kualitas, kuantitas bangunan sangat di ragukan yang pada endingnya berakibat timbulnya kerugian keuangan negara.

Hal ini siduga adanya unsur kesengajaan dari pihak kontrak pelaksana atau pelaksana langsung.

Dengan tidak di ketahui sumber dana dari mana, demi meraup keuntungan pribadi yang cukup besar mengkibatkan kurangnya kualitas bangunan maka dengan segala cara oknum cukong-cukong koruptor rela melakukan apa saja, sungguh miris memang.

Adapun indikasi pelanggaran yang diduga dengan tidak mengesampingkan asas praduga tak bersalah adalah sebagai berikut ;

1). Diduga telah terjadinya pengurangan volume ketebalan

2). Adukan semen tidak tua

3). Diduga  tidak menggunakan batu split

4). Diduga kuat melanggar UU KIP no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang di kumandangkan pada tahun 2010

5). Diduga kuat telah melanggar UU nomor 20 tahun 2001 sebagaimana atas perubahan Undang – undang nomor 31 tahun 1999 tentang pberantasan tindak pidana korupsi (TIPIDKOR).

Pertanyaannya adalah, siapakah yang bertanggung jawab, apa yang akan terjadi pada Negeri ini Jika para pengawas dari dinas terkait baik Internal pemerintah maupun non internal hanya berpangku tangan saja.

Warga masyarakat sekitar tidak mengetahui sumber dana proyek ini dari mana. ” Iyaa, kami tidak tahu sumber dana proyek ini, ” ungkap salah seorang warga masyarakat yang namanya tidak ingin disebutkan.

Sementara itu, menurut salah seorang pria yang diduga pelaksana lapangan ketika dikonfirmasi wartawan menjawab, ini proyek bos, “BOS” Provinsi, ” jawabnya singkat.

Dengan berita ini ditayangkan masyarakat berharap hal serupa tidak lagi terjadi di Kabupaten Empat Lawang terutama proyek APBN

Hingga berita ini ditayangkan tidak diketahui siapa bos Provinsi yang dimaksud.

Aktivis Empat Lawang sungguh menyayangkan hal ini bisa terjadi, yang terkesan pembodohan terhadap masyarakat publik. (@TIM/RED).

Empat Lawang

APBN DD Ulak Mengkudu Selaras dengan Permendes PDTT No. 7 Tahun 2023

Published

on

 130 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com Kepala Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, uraikan realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara dana desa (APBN DD) tahun anggaran 2024. yang selaras dengan Permendes PDTT Nomor 7 Tahun 2023, Minggu, (21/04/2024). 17.00 Wib.

Libraco Kepala Desa Ulak Mengkudu yang didanpingi isteri tercintanya sebagai ibu TP PKK Desa Ulak Mengkudu kepada pewarta menjelaskan, realisasi dana desa pada tahun ini adalah ;

Bidang pemberdayaan masyarakat Ketahanan Pangan yakni mulai dari pembersihan lahan untuk penanman jagung, dan kolam ikan desa, badan usaha milik desa (Bum-des) melanjutkan orgen tunggal sebelumnya, kendaraan angkutan desa, bidang kesenian budaya dzikir dan Robana beserta pembelanjaan costum, ” Jelasnya

Selain bidang pemberdayaan ada pembangunan jalan desa sebanyak 2 (dua) titik yang berlokasi di dusun 1 (satu), dusun 2 (dua), dan pembangunan drainase ” imbuhnya

Akan dilaksanakannya kegiatan ini  berdasarkan musyawah dusun dan musyawarah desa Mus-dus dan Mus-des sebelumnya. karena infrastruktur ini memang sangat di perlukan oleh masyarakat umum.

Pada tanggal 22 April besok insya Allah sudah titik nol dan pembangunan jalan sudah mulai di kerjakan, ” beber Libraco.

Hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2023.

Dana Desa pada tahun 2024 diprioritaskan untuk Pembangunan Desa pemenuhan kebutuhan dasar; pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal,  dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan, Pemberdayaan Masyarakat Desa, penyelenggaraan promosi kesehatan dan gerakan masyarakat hidup sehat PHBS, penguatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangu nan desa, pengembangan kapasitas ekonomi produktif dan kewirausahaan masya rakat desa, pengembangan seni budaya lokal, dan penguatan kapasitas masyarakat dalam rangka mitigasi dan penanganan bencana alam.

Jadi apa yang dilaksanakan di Desa Ulak Mengkudu pada tahun ini selaras dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2023 untuk skala proritas dana desa pada tahun anggaran 2024. ” Ungkap Libraco mengakhiri dengan senyum. (@Red).

Continue Reading

Empat Lawang

Kades Suka Rami Bersama Polsek Lintang Kanan Grebek Warga Main Judi

Published

on

 235 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com Dinilai meresahkan warga lainnya, Kades Suka Rami beserta perangkat desa didampingi Polsek Lintang Kanan grebek anak dibawah umur sedang asyik bermain judi di Desa Sukarami, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang.

Pelaku bermain judi berjumlah 4 orang yang masih katagori di bawah umur, sebelumnya sudah beberapa kali diberikan peringatan oleh Apan kepala desa setempat. namun tidak di gubris oleh warga padahal untuk kebaikan mereka sendiri dan warga lainnya yang merasa resah lantaran pelaku perjudian masih di bawah umur, Jumat (19/04/2024) sekira pukul 09:45 WIB.

“Sudah saya peringatkan untuk tidak melakukan perjudian namun masih saja di lakukan, sudah jelas judi ini di larang dan tentu meresahkan warga lainnya. namun oknum ini tetap saja melakukan perjudian Sehingga saya selaku aparatur pemerintah desa setempat dan perangkat lainnya mengundang Polsek Lintang Kanan untuk membantu menggrebek aktivitas perjudian ini, ” terang Apan.

Ini sebagai peringatan keras bagi yang lain supaya ada efek jerah baik pelaku maupun yang lain agar jangan terulang lagi melakukan kegiatan judi di Desa Sukarami demi untuk kebaikan dan kenyamanan kita semua. Saya berharap ini benar – benar menjadikan efek jerah dan buat yang lain agar tidak melakukan hal yang sama, jika terjadi lagi saya selaku kepala desa tidak bertanggungjawab jika ada hal – hal yang tidak di inginkan. ” Tegas Apan mengakhiri (@RED).

Continue Reading

Empat Lawang

Selamat Hari Jadi Kabupaten Empat Lawang ke ~17 Tahun, 20 April 2007 ~ 20 April 2024

Published

on

 338 X dibaca hari ini

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!