Connect with us

Lebong

Kepala SDN 41 Tapus diduga Korupsi, Aph diminta Bertindak

Published

on

 848 X dibaca

LEBONG, Netralitasnews.com Program pemerintah Pusat untuk meningkatkan SDM peserta didik untuk mencerdaskan anak bangsa, meringankan beban orang tua /wali. agar peserta didik dapat menimba serta menggapai ilmu setinggi bintang dilangit. meski demikian program pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaann Republik Indonesia seakan gagal. kenapa demikian ?? Pasalnya, program pemerintah kerap dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, memperkaya diri sendiri, untuk kepentingan pribadi. jika hal ini berjangka wakru yang lama maka dikhawatirkan masa depan anak Bangsa akan terancam.

Menurut sumber dari orang tua/wali murid yang dapat dipercaya kebenarannya menjelaskan, bahwa banyak item penggunaan dana APBN BOS di SD Negeri 41 topos tidak tepat sasaran.

” Banyak item penggunaan dana APBN BOS SD Negeri 41 topos ini tidak tepat sasaran pak, tidak terealisasi secara maksimal, bahkan diduga banyak yang fiktif, ” terang orang tua/wali.

Berdasarkan informasi tim Investigasi media Online Netralitasnews.com bergegas menuju ke SD Negeri 41 Topos Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. yang di duga syarat penyimpangan terhadap APBN dana BOS. yang berindikasi KKN.

Namun sungguh sangat disayangkan sekira pukul 10 : 40 menit WIB. tampak ruang kantor/tata usaha, dan ruang kelas belajar sudah kosong. tidak ada guru, tidak ada siswa/i.

Menurut warga sekitar berinisial “M” (40) tahun menjelaskan, ” setahu saya kepala SD Negeri 41 Topos ini jarang aktif di SD ini pak, peserta didikpun banyak yang tidak belajar, kadangkala jam 10 : 00 WIB peserta didik sudah pulang, ” urainya

Sayapun bertanya kepada anak saya, sambungnya, ” kenapa cepat pulang (**red). ” Guru mau pergi mak ” itu jawaban anak saya yang sekarang sudah duduk di kelas 5. selain itu lmbuhnya lagi, ” bantuan baju seragampun anak saya tidak pernah dapat. padahal saya tau APBN Dana BOS itu ada dan besar. yang menjadi pertanyaan anggaran tersebut di peruntukan apa ? ” lirihnya.

Kami selaku orang tua/ wali meminta kepada berbagai pihak terkait agar kiranya dapat menyelidiki serta memproses dengan benar perjalanan dana BOS SD Negeri 41 ini, ” tutupnya.

Sesuai dengan Rekapitulasi Penggunaan dana APBN BOS Tahun anggaran 2020/2021, Triwulan 1 (satu) dan triwulan 2 (dua) sebesar Rp. 107.500.000 ( Seratus tujuh juta lima ratus ribu rupiah ).

Berdasarkan sumber, investiga si dilapangan, diduga kuat banyaknya penyimpangan secara admnistrasi, secara fisik serta keuangan BOS. yang di duga tidak sesuai dengan RKAS, tidak tepat sasaran serta tidak transparansi di dalam pengelolaannya juga tidak jelas. contoh halaman sekolah tak terawat, tembok tak terawat, Kegiatan Extra di duga tidak ada. jadi hampir 50 % dari 11 item penggunaan dana APBN BOS tidak terserap oleh sekolah. yang artinya bertentangan dengan permendikbud nomor 06 tahun 2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional sekolah reguler.

Sementara itu terpisah, Endra, S.Pd Kepala SD Negeri 41 Topos berhasil dikonfirmasi melalui phone cell, menjawab ” Saya sedang tidak sehat. karna penghipitan pinggang jadi susah untuk berjalan, jika bapak mau bertemu dengan saya hari minggu saya pulang atau bapak bisa temui saya hari sabtu. ” singkatnya.

Berkaitan dengan hal ini diharafkan kepada Bupati Lebong melalui Kasi Auditor Inspektorat Kabupaten Lebong, dinas pendidikan, serta pengawas pendidikan agar kiranya dapat mengaudit APBN dana BOS SD Negeri 41 Topos ini. sesuai dengan tupoksinya. diharafkan dapat mengunakan hak dan tupoksinya secara profesional.

Sementara itu, orang tua siswa/i berharap kepada pihak yang berwenang kiranya dapat menindak lanjuti dugaan KKN yang terjadi SD Negeri Topos, yang diduga banyak melalukan penyelewengan APBN BOS / tidak tepat sasaran, serta jam 10 sudah tutup. jika benar adanya ditemukan bukti pelanggaran yang jelas baik pelanggaran ringan, pelanggaran sedang, bahkan pelanggaran berat. maka jangan segan-segan untuk menindaknya, memprosesnya sesuai peraturan, hukum, serta perundang-ungangan yang berlaku. karena pendidikan adalah jantung Negeri ini, yang berharaf kepada anak yang cerdas, handal, profesional beraklaq mulya wal kharimah melalui proses pendidikan dasar. anak didik adalah sebagai generasi penerus Bangsa dan Negara. ” bebernya.

Jikamana di biarkan begitu saja tambahnya lagi, maka pasti anak didik tak akan bisa pintar, dunia pendidikan kacau. KKN merajalela dimana – mana hingga terjadi tindak kejahatan. sedangkan peserta didik di dunia pendidikan khususnya menjadi korban.

APBN dana BOS bidang Pendidikan mencapai 25 % dari anggaran pendapatan dan belanja Negara. diharafkan agar oknum kepala sekolah yang terindikasi KKN dapat di proses sesuaj dengan mekanisme yang ada.” tegasnya. (Tim-Net).

BANNER

Daftar Harga Iklan Tayang di Media Online Netralitasnews.com

Published

on

 4,711 X dibaca

Banners Utama / Header

Banner berdimensi 370 x 60 pixel Format file JPG/JPEG. Harga Rp. 6.000.000,-/bulan. Tampil di semua halaman bagian atas.

Benners Tengah

Banner berdimensi 370 x 60 pixel Format file JPG/JPEG. Harga Rp. 3.000.000,-/bulan. Tampil di semua halaman bagian tengah.

Banners Samping

Banner berdimensi 130×60 Pixel Format file JPG/JPEG Harga hanya Rp.2.500.000,-/ bulan. Tampil di semua halaman bagian samping kanan.

Sepesial Ucapan Selamat, HUT, Advetorial, Lelang

Pemasangan iklan ucapan selamat jabatan baru, HUT intansi swasta/pemerintah tingkat pusat, Propinsi, Pemkab/Pemkot dengan format file JPG/JPEG. besar ukuran file iklan maks. 400 x 300 pixel. Harga hanya Rp. 2.000.000,-/bulan.

Khusus Untuk Pemasangan Iklan Berita Advetorial

Seperti kegiatan organisasi, partai politik, intansi swasta maupun pemerintah, dan profil public figur dikenai biaya Rp. 1.500.000,-/bulan.

Khusus Iklan Lelang

Tergantung nilai besarnya proyek, misalnya proyek dibawah Rp. 50 juta, harga iklan Rp. 300.000,- hingga Rp. 1.000.000,- /bulan, proyek nilainya diatas Rp. 50 juta harga iklan Rp. 2.000.000,- hingga Rp. 4.000.000,-/bulan.

Untuk kebutuhan khusus Anda dapat menghubungi contact person  Wa : 082375552717  A/n. LIKWANYU (Redaksi).

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!