Connect with us

Rejang Lebong

Warga Apresiasi Pihak Kejari Rejang Lebong yang Menindak Lanjuti Permasalahan Desa Dusun Sawah

Published

on

 1,866 X dibaca,  4 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com – Dugaan berbau korupsi terhadap bangunan yang asal jadi di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. telah di tindak lanjuti oleh pihak kejaksaan Negeri Rejang Lebong. Rabu, (03/11/2021).

Salah satu warga Desa Dusun Sawah Pepen setempat saat di jambangi di kediamannya memafarkan.

” Berdasarkan berita yang pernah di tayangkan di media online jejak kasus, Netralitas, dan rekam jejak,l news sebelumnya.

” syukur alhamdulillah sudah ada tindak lanjut dari pihak kejaksaan yang telah turun untuk meninjau lamgsung ke lapangan. atas informasi yang saya dapati dan juga mantan sekertaris Desa sudah di pangil untuk di mintai keterangan ” Katanya.

Kami dari pihak warga mengapresiasi kinerja dari pihak kejaksaan Negeri Kabupaten Rejang Lebong yang cepat tanggap terhadap permasalahan di desa Dusun Sawah ini. ” Tukasnya. (YS/LK-Net).

Advertisement

Rejang Lebong

Bangunan Jembatan Desa Turan Baru Tahun 2017 diduga Banyak Item yang Fiktif

Published

on

By

 675 X dibaca,  7 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com Oknum tikus tikus yang selalu meggerogoti keuangan Negara baik Pemeritahan Pusat, Daerah maupun Desa wajib di berantas.

hal ini dilakukan dalam upaya untuk menciptakan negara Indonesia bebas dari korupsi, kolusi, nepostisme (KKN) yang telah tertuang didalam Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana bagi pelaku korupsi.

Berdasarkan penelusuran Investigasi tim SBN bersama NNC. dilapangan ditemukan perihal yang mencurigakan yang sangat mendalam.

Pasalnya, ada ditemukan suatu fisik bangunan yang terkesan mangkrak berlokasi di Desa Turan Baru, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Dalam investigasi ini di temukan sebuah bangunan Jembatan yang di bangun pada tahun 2017 sumber dana anggaran pendapatan dan belanja negara dana desa (APBN -DD) dengan nilai sebesaran ± 600. Jt., bangunan ini tidak selesai dan banyak item yang mungkin tidak di di pasang layaknya sebuah jembatan pada umumnya.

Mengetahui perihal ini tim mencoba menggali informasi dari warga dengan seksama dan benar. berdasarkan informasi yang digali dan sesuai dengan analisis yuridis diduga keras terdapat item yang fiktif yakni sebagai berikut ;

– Pasir Uruk Untuk Timbunan
– Besi Diameter 16 inc
– Galvanis diameter 3 inc
– Besi Siku L
– Karet Elastomer
– Oprit Jembatan/Sayap Jembatan
-Tiang Sandaran/Ralling

Selain itu hasil dari penelusuran di duga keras material jenis koral di ambil pada lokasi bangunan yang terindikasi tidak memiliki izin galian C. sehinga berakibat menimbulkan kerugian negara ratusan juta rupiah.

Sementara itu, Salah seorang pekerja warga Desa Turan Baru H (45) menjelaskan” Betul pak saya ikut membuat jembatan tersebut dan benar kami mengambil material koral di lokasi itu, di suru oleh pak Kades (Supran) maka dengan instruksinya kami ambil, ” Tuturnya

Lanjutnya, ” Kami juga tidak tau kenapa jembatan itu tidak di selesaikan, sedangkan setahu kami uangnya sudah di kucurkan semua informasinya, sebenarnya kami malu dengan keadaan jembatan seperti itu. karena tidak sama dengan jembatan di desa – desa lainnya. dan apa memang bentuknya jembatan buatan Bapak Supran seperti itu, yang bangunannya tidak selesai, ” jelasnya.

Dalam hal ini masyarakat meminta kepada pihak aparat penegak hukum agar dapat menindak lanjuti dugaan KKN pada bangunan jembatan ini mulai dari administrasi pelaporan sampai ke fisik, jika memang betul – betul di Kabupaten Rejang Lebong ini ada penegak hukum. dan jika benar berdasarkan penyelidikan pemeriksaan, di temukan bukti pelanggaran hingga Keras adanya kerugian Negara. maka jangan segan-segan tuk memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. ” beber salah seorang masyarakat.

Untuk menciptakan negara yang bersih bebas KKN kiramya pihak yang berwenang dapat menyikapi, menindak lanjuti, menyelidiki, memeriksa, hingga memporoses, atas keinginan masyarakat terkait adanya dugaan fiktif yang berpotensi KKN pada administrasi hingga ke fisik bangunan jembatan desa Turan Baru ini. (Tim-Red).

Continue Reading

Rejang Lebong

Pasca ditetapkan sebagai Tersangka, Ra.Mantan Kades Bandung Marga Langsung di Tahan

Published

on

By

 583 X dibaca,  4 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong.menahan mantan kepala desa (Kades) Bandung Marga. Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. (09/12/2021).

Pasalnya Berinisial Ra ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi anggaran badan usaha milik desa (BUM-Des) sumber anggaran pendapatan dan belanja Negara dana desa (APBN-DD) tahun anggaran 2018 lalu pada saat ia masih menjabat sebagai kepala desa Bandung Marga.

Dalam kegiatan tersebut, Ra. diduga melaksanakan kegiatan fiktif pengadaan sarana dan prasarana produksi pertanian melalui (BUM-Des) Bandung Marga.

Pasca perihal tersebut di atas, Ia ditetapkan sebagai tersangka dan langsung di tahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Rejang Lebong yang bertepatan dengan peringatan Hari Anti korupsi sedunia.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Yadi Rachmat Sunaryadi, SH., MH melalui Kasi Pidsus, Arya Marsepa, SH, saat menggelar konferensi pers di Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Kamis siang. ” mengungkapkan pasca Ra. ditetapkan sebagai tersangka lalu langsung ditahan dan dititipkan ditahanan Polres Rejang Lebong, “Pungkasnya. (Press Release). 

Continue Reading

Rejang Lebong

Bangunan Lapen Desa Tebat Tenong Dalam, diduga Gagal Total

Published

on

By

 298 X dibaca,  7 X dibaca hari ini

REJANG LEBONG, Netralitasnews.comLapen merupakan suatu lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dengan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam yang diikat dengan aspal keras. akan tetapi ada yang berbeda dari sfesifikasi Nasional seperti contoh ;  bangunan lapisan penetrasi (Lapen) di desa Tebat Tenong Dalam, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu diduga tidak sesuai dengan perencanaan Awal (gagal total). (03/12/21).

Pasalnya, menurut informasi dari masyarakat ada bangunan didesanya yang sudah rusak. untuk memastikan, media ini mencoba telusur kelapangan untuk mengetahui secara real kebenaran Informasi. di desa Tebat Tenong Dalam benar saja tampak ada bangunan lapen yang dibangun ± 1 (satu) tahun namun sudah pada rusak dan hancur.

Sementara itu, Kepala Desa Tebat Tenong Dalam,  Guntur biasa di sapa pak Gun saat dikonfirmasi dikediamannya menjelaskan, jalan lapen itu dibangun pada tahun 2020 dengan pagu anggaran 300. Jt.

” Memang benar Jalan lapen itu kita bangun tahun 2020 dengan dana sebesar 300 juta. dan tentang kehancuran jalan itu memang kita akui tapi disebabkan mobil mengangkut material pembangunan jalan lapen pada tahun 2021 ini. karena jalan itu satu-satunya akses menuju lokasi tersebut, ” Aku kepala desa

Kami sudah kompromi dengan perangkat desa, sambungnya, ” untuk memperbaiki jalan itu lagi setelah pekerjaan lapen ini selesai ” Tukasnya.

Dalam hal ini tidak dapat kita prediksi anggaran dari mana yang akan dikucurkan untuk memperbaiki lapen itu nantinya kita belum tahu.

Atas dugaan telah terjadinya indikasi mall praktek KKN terkusus item fisik dana desa bangunan lapen ini. masyarakat setempat meminta agar perihal ini dapat diproses sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku. Karena indikasi potensi korupsinya sangat kuat. akan hal ini tentu dapat diproses. karena bukan tahun berjalan. ” Pinta Warga.

Insan Pers Netralitasnews.com juga berharaf agar aparat penegakan hukum (Aph) Polres  Rejang Lebong dapat menindak lanjuti perihal ini, apa bila ada di temukan bukti-bukti pelanggaran yang berindikasi serta berbau KKN yang kuat maka diharafkan kepada oknum agar dapat diproses sesuai prosedur hukum.

Begitu juga kepada pihak aparat penuntut hukum (Aph) Kejari Rejang Lebong agar dapat menindak lanjuti perihal ini dengan tegas, lugas, serta akuntabilitas sesuai dengan Peraturan perundang-undangan serta Hukum yang berlaku.

Sementara Itu, ” Ketua Ormas Gema Pancasila DPW Propinsi Bengkulu melalui Sekretaris jendral meminta Kepada Bupati Rejang Lebong kiranya dapat menerbitkan perintah kepada Inspektorat agar dapat mengaudit segala Administrasi, fisik, serta Tim pelaksana kegiatan didalam pengelolaan anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dana desa (APBN-DD) Tebat Tenong Dalam. terkhusus tahun anggaran 2020. ” Pintanya. (Team NN.C). 

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!