Connect with us

Sumatera Selatan

Gubernur Sumatera Selatan Pastikan Anggaran Keuangan 2022 Dipakai dengan Efisien

Published

on

 292 X dibaca,  4 X dibaca hari ini

PALEMBANG, Netralitasnews.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memastikan jika anggaran keuangan tahun 2022 mendatang akan digunakan secara efisien dan efektif. Penggunaannya pun pastinya dengan tetap mengutamakan kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikannya usai menerima Penyerahan Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2022 oleh Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi secara virtual di Auditorium Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Senin (29/11).

Menurutnya, efisiensi penggunaan keuangan tersebut harus dilakukan mengingat saat ini pandemi virus corona atau Covid-19 belum juga berakhir.

“ Efisiensi keuangan tahun 2022 harus dilakukan karena situasi pandemi masih terjadi dan harus tetap mengutamakan kesehatan masyarakat. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi,” katanya.

Kendati, sambungnya, pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan pemerintah provinsi setempat sebagai upaya untuk mendorong pemulihan ekonomi di Bumi Sriwijaya.

“Infrastruktur juga masih tetap dijalankan seperti sebelumnya karena ini dibutuhkan masyarakat. Pastinya, keuangan ini harus cepat digunakan sehingga berdampak positif bagi daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan jika anggaran tahun depan harus digunakan secara efektif. Anggaran tahun depan sangat memiliki peran sentral guna mendorong kebangkitan ekonomi nasional.

“Dengan anggaran tahun 2022 kita harus menunjukkan aksi nyata, melanjutkan pembiayaan untuk penanganan covid 19, peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul serta melanjutkan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, 2022 di Tanah Air masih berhadapan dengan pandemi Covid-19. Perekonomian juga harus menjadi basis untuk melakukan perencanaan dalam menghadapi pandemi ini. Kendati, ekonomi Indonesia diyakini dapat terus tumbuh pada 2022 nanti.

“Jadi, kita tetap harus waspada menghadapi ketidakpastian ini. Kita harus menyiapkan anggaran yang responsif, sehingga langkah yang diambil lebih tepat,” katanya.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, menyampaikan saat ini pandemi Covid-19 telah memasuki tahun ke-tiga. Dalam dua tahun terakhir Pemerintah telah banyak melakukan kebijakan termasuk recoufusing anggaran.

“Hasilnya sangat luar biasa. Kita tetap bertahan hingga saat ini. Kerja sama yang baik dengan DPR mampu menghasilkan APBN yang responsif sehingga dapat meminimalisr pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dikatakannya, pemulihan ekonomi global juga masih tidak merata. Hal tersebut lantaran Covid-19 masih bermutasi dan mengancam. Selain itu, berbagai resiko juga harus diwaspadai termasuk ketidakstabilan harga saat ini.

“ Ekonomi Indonesia telah stabil dan diproyeksikan akan terus meningkat di 2022 nanti. Kita harap kerja sama Pemerintah Pusat dan daerah tetap berjalan baik, sehingga pandemi ini mampu dihadapi dan ekonomi kembali seperti semula.” Katanya.

Empat Lawang

Pengaspalan Jalan ditalang Tunggul Itam diduga Jadi Ajang Bisnis Elite Oknum Kontraktor

Published

on

By

 792 X dibaca,  1 X dibaca hari ini

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com Lembaga Informasi Independen dan NNC mendapatkan informasi dari masyarakat tentang pengaspalan jalan penghubung Kecamatan dari desa Tanjung Raman Pendopo menuju Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, Sum-Sel. diduga tidak sesuai spek dan menjadi ajang bisnis elit oknum kontraktor.

Mendapati Informasi tersebut Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Informasi Independen Bersama media Online Netralitasnews.com Investigasi langsung  ke fisik Bangunan, Kamis, (06/01/2022) 14 : 30 WIB.

Pada saat TIM Lembaga dan media ini sedang melaksanakan Investigasi dengan cara mengukur lebar badan jalan yang sudah di aspal pada tahap kedua. ada sebuah mobil Polisi dari arah tanjung raman dan berhenti setelah melewati TIM. ketika mau di ambil gambar tepat pada lebar badan jalan langsung di cegat oleh seorang yang membawa mobil polisi tadi dengan mengatakan diukur itu kenapa, ada apa, bapak dari mana, bicara baik-baik dulu,” Katanya nada tinggi.

TIM pun menjawab, kami dari media dan juga ada lembaga sedang Investigasi fisik proyek ini. TIMpun bertanya balik, Anda siapa, emang kenapa kalau di ukur ?,” tanya Lembaga

Saya pelaksana lapangan proyek ini ,” jawabnya. ditanya lagi trus kenapa? ya bicara dulu baik-baik, gerutunya lagi. ditanya TIM lagi  bicara baik-baik bagaimana, kami Investigasi kok’, justru anda yang harus bicara baik, jangan gitu donk. Gumam salah seorang TIM.

Seorang wartawan media ini hendak mengambil gambar orang ini, jangan foto-foto, nanti kalian bisa kami tuntut timpalnya. seorang lembaga bertanya lagi, emang kenapa tidak boleh foto hak kami diatur undang-undang selaku penyelenggara Negara, kalau bisa dituntut silahkan tuntut ” hanya sampai disitu saja.

Setelah jalannya bicara agak memanas dilerailah oleh TIM Lembaga. iapun menghadap kewarung berbelanja usai itu berlalu pergi menghilang dengan mengendarai mobil bermerek POLISI.

Berdasarkan informasi dari masyarakat sebelumnya, bahwa proyek jalan ini ada indikasi ketebalannya tidak sesuai dengan standard. sempat bocor juga informasi dari pekerja mengatakan, ” ayo kita cepat mengaspal, nanti orang PU masuk akhirnya kita tidak jadi mengaspal, terang sumber menirukan.

Adapun menurut sumber, Kejanggalan lainnya adalah  tidak ada Agregat B. setelah agregat C langsung ke Agregat A. dan dikerjakan pada malam hari dengan ukuran ketebalan 5 CM. sedangkan volume lebar, adanya penciutan dan melebar, seperti ada yang 6 Meter, ada yang 5,10, 5,20 dan ada yang hanya 5 Meter saja.

Berdasarkan analisis yuridis, bahwa pengaspalan jalan Penghubung ini diduga  banyak terdapat kejanggalan yang pada endingnya berindikasi KKN.

Sementara itu, Kepala bidang Peningkatan jalan dan Jembatan dinas PUPR Empat Lawang belum menjawab Konfirmasi melalui Wa. akhirnya berita ini ditayangkan, jika sudah dijawab maka akan di Update Kembali. (TIM).

Continue Reading

BANNER

Daftar Harga Iklan Tayang di Media Online Netralitasnews.com

Published

on

By

 1,747 X dibaca,  11 X dibaca hari ini

Banners Utama / Header

Banner berdimensi 370 x 60 pixel Format file JPG/JPEG. Harga Rp. 6.000.000,-/bulan. Tampil di semua halaman bagian atas.

Benners Tengah

Banner berdimensi 370 x 60 pixel Format file JPG/JPEG. Harga Rp. 3.000.000,-/bulan. Tampil di semua halaman bagian tengah.

Banners Samping

Banner berdimensi 130×60 Pixel Format file JPG/JPEG Harga hanya Rp.2.500.000,-/ bulan. Tampil di semua halaman bagian samping kanan.

Sepesial Ucapan Selamat, HUT, Advetorial, Lelang

Pemasangan iklan ucapan selamat jabatan baru, HUT intansi swasta/pemerintah tingkat pusat, Propinsi, Pemkab/Pemkot dengan format file JPG/JPEG. besar ukuran file iklan maks. 400 x 300 pixel. Harga hanya Rp. 2.000.000,-/bulan.

Khusus Untuk Pemasangan Iklan Berita Advetorial

Seperti kegiatan organisasi, partai politik, intansi swasta maupun pemerintah, dan profil public figur dikenai biaya Rp. 1.500.000,-/bulan.

Khusus Iklan Lelang

Tergantung nilai besarnya proyek, misalnya proyek dibawah Rp. 50 juta, harga iklan Rp. 300.000,- hingga Rp. 1.000.000,- /bulan, proyek nilainya diatas Rp. 50 juta harga iklan Rp. 2.000.000,- hingga Rp. 4.000.000,-/bulan.

Untuk kebutuhan khusus Anda dapat menghubungi contact person  Wa : 082375552717  A/n. LIKWANYU (Redaksi).

Continue Reading

Sumatera Selatan

Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Geruduk Kantor Kejati Sum-Sel

Published

on

By

 316 X dibaca,  1 X dibaca hari ini

PALEMBANG, Netralitasnews.com –    Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Germaki) Geruduk kantor kejaksaan tinggi Sumatera Selatan. Kamis, (11/11/21).

Hal ini dilakukan atas adanya dugaan KKN terhadap proses pengerjaan lift di pemerintah kota Palembang.

Rudi pangaribuan mengatakan, adanya dugaan Korupsi, kolusi, dan nepotisme terhadap proyek pengerjaan lift dengan nomor kontrak SPK Nomor 157 pertagal 28 April 2021.

Menurutnya, bahwa lift di kantor walikota Palembang tersebut di laksanakan oleh PT Karya Guna inti Semesta degan nilai kontrak Rp.1.782.905.596,-

Dirinya berharap dalam hal ini kiranya pihak kejaksaan tinggi Sumatera Selatan nantinya dapat menindak lanjuti terhadap adanya potensi kerugian negara terhadap Proyek ini. Karena selain adanya dugaan KKN banyak kejanggalan yang terjadi dilapangan.

Dengan harapan pihak kejati dapat menuntut secara tegas, tuntas, dan lugas. Karena tidak ada yang kebal hukum di Sum-Sel ini. ” Tegasnya. (Reza W.S)

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!