Connect with us

Empat Lawang

Diduga Saksi Polisi Ketahuan Membawa Senpi Saat Menjalani Sidang PN Lahat DiTebing Tinggi

Redaksi

Published

on

 2,410 x dibaca

EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com Sidang pengadilan Negeri Lahat di Tebing tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Pada Rabu, (15/09/2021)

Di duga saksi dari dari anggota kepolisian membawa senjata api saat menjalani sidang saksi kasus terdakwa Komaria Bin Rila Arpan, Rila Arpan bin Ujang Zakaria.

Di ketahui Saksi membawa senjata api ini saat yang bersangkutan dipanggil oleh Joko Jaksa penuntut umum untuk memasuki ruang sidang. dijalan sebelum duduk di kursi, terlihat oleh patner Lembaga bantuan hukum terdakwa bahwa tepat dibelakang saksi yang merupakan anggota polisi Resort Empat Lawang Polsek Tebing Tinggi ada benjolan sejenis senjata api.

Tak berselang lama sidang berjalan
koneksi secara virtual antara PN dengan rutan Tebing tinggi terputus. Karena diduga mengalami permasalahan jaringan.

Berselang beberapa menit sidang di lanjutkan kembali. hakim ketua bertanya kepada Jpu, saksi dan Penasehat hukum kedua terdakwa. apakah sudah siap dilanjutkan sidang ? ” Tanya hakim, Pak Hadi langsung menjelaskan. “ijin pak Hakim ada yang melaporkan kepada saya bahwa saksi membawa Senpi”. ” jelas pak Hadi Penasehat Hukum.

Ditanya hakim ketua lagi, ” apakah siap sudang di lanjutkan? Penasehat menjawab “ Siap. setelah sidang berjalan kemudian mengalami gangguan jaringan lagi.

Lantas Hakim ketua bertanya, ” ini di luar sidang yaah, apakah saudara saksi membawa senjata api ? saksi menjawab ; “iya ada disini, ” jawab saksi. berbahaya tidak? Tanya hakim lagi, ” ” tidak jawab saksi. silahkan di titipkan ke Jaksa, ” tegas hakim ketua.

Terburu saksi beranjak dari duduknya sembunyi di belakang Jaksa joko , sembari menarik senpi dari pinggangnya dan melucuti amunisi dari senjata api tersebut.

Ketika itu sempat ada amunisi yang jatuh di lantai dengan suara berdetak. setelah itu senpi di serahkan ke Joko jaksa dengan diletakkan di Atas meja tepat depan Joko. Joko pun sempat memegang senjata api tersebut sembari senyum.

Sementara itu, Kasi pidana umum melalui Joko Jaksa penuntut umum ketika dikonfirmasi seusai sidang menjawab, ” bapak kan lihat sendiri, menyaksikan sendiri seperti apa proses jalannya sidang, setelah sidang saksi hari ini maka akan sidang lagi minggu depan, sidang saksi terdakwa. ” singkat Joko.

Keluarga terdakwa menuturkan, beharap penegakan hukum di NKRI dapat berdiri tegak dengan seadil-adilnya. Karena jika hukum kebenaran itu berada di atas segalanya yang selaras dengan hukum tuhan yang maha ESA. (LK-Net01).

Up Next

Seorang Janda Tua Renta diduga Luput dari Perhatian Pemerintah

jasa seosmm panelAPK
Don't Miss

Antusias Masyarakat Terhadap Pembagunan Pamsimas Desa Sugi Waras

Advertisement Enter ad code here