Empat Lawang
Pemda Empat Lawang Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat
1,419 X dibaca hari ini
EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Lapangan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, Kamis (13/03/2026).
Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Empat Lawang, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik masyarakat.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, serta dihadiri oleh Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Setiadi, Danramil Tebing Tinggi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Empat Lawang, sejumlah instansi vertikal, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda tahunan yang sangat penting dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang akan melakukan perjalanan mudik untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh instansi terkait menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik.
“Melalui apel gelar pasukan ini, kita memastikan seluruh personel dan sarana prasarana benar-benar siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita berharap seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar,” kata Joncik.
Dijelaskan Joncik, keberhasilan pelaksanaan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan saja, tetapi juga membutuhkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik.
“Saya berharap seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Setiadi menyampaikan bahwa Polres Empat Lawang telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa operasi.
Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga pos pengamanan yang disiapkan dalam Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kabupaten Empat Lawang. Dua pos berada di wilayah Tebing Tinggi dan satu pos lainnya berada di Kecamatan Pendopo.
“Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat, baik untuk pengamanan, pemantauan arus lalu lintas, maupun memberikan bantuan bagi pemudik yang membutuhkan,” jelasnya.
AKBP Abdul Aziz Setiadi juga menegaskan bahwa Polres Empat Lawang siap mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik selama masa operasi berlangsung.
“Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat keamanan bersama instansi terkait akan bersiaga guna memastikan kondisi tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Dengan digelarnya apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas secara optimal demi terciptanya perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Semangat kebersamaan dan sinergi antarinstansi pun diharapkan terus terjaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Empat Lawang dan para pemudik yang melintas di wilayah tersebut. (@Red).
Advertorial
Respons Cepat Call Center 110, Polsek Pendopo Bantu Warga yang Alami Mobil Mogok
3,837 X dibaca hari ini
EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat, jajaran Polres Empat Lawang melalui Polsek Pendopo bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang masuk melalui layanan Call Center 110. Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.15 WIB
Call Center 110 Polres Empat Lawang menerima laporan dari seorang warga bernama Wahyu, warga Pendopo Barat, yang menginformasikan bahwa mobil yang dikendarainya mengalami mogok di depan Puskesmas Pendopo Barat dan membutuhkan bantuan dari pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Pendopo segera mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan kepada pelapor serta melakukan pengamanan arus lalu lintas agar tetap aman dan lancar selama proses penanganan kendaraan.
Kapolsek Pendopo AKP HARAHAP, S.H. mengatakan bahwa pihaknya akan selalu siap merespons setiap laporan masyarakat yang diterima melalui Call Center 110 sebagai bentuk pelayanan Polri yang cepat, humanis, dan profesional.
Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP ABD AZIZ SEPTIADI, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa layanan Call Center 110 merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan responsif terhadap setiap pengaduan maupun permintaan bantuan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Polres Empat Lawang akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Respons cepat yang dilakukan personel Polsek Pendopo ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sehingga warga yang mengalami kendala di jalan dapat segera memperoleh bantuan dan situasi tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif. (@**).
Empat Lawang
Selamat DIRGAHAYU Bhayangkara ke – 80, 1 Juli 1946 – 1 Juli 2026
7,379 X dibaca hari ini












Empat Lawang
Diduga KEJARI Empat Lawang Menjadi Macan Ompong
8,179 X dibaca hari ini
EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Diduga Kejaksaan Negeri Empat Lawang telah menjadi macan ompong, mempunyai kuku tapi tidak menerkam, memiliki taring tapi tidak menggigit itulah perumpamaan macan ompong.
Pasalnya, kasus yang di duga keras melibatkaan pejabat publik namun terkesan tidak ada proses hukum lebih lanjut oleh kejaksaan Negeri Empat Lawang setelah sekian lama berlalu.
Contoh uang pengembalian dari kepala Desa tentang APAR melalui kejaksaan negeri Empat Lawang sejak di proses hingga saat ini belum di publikasikan secara resmi. sehingga tidak diketahui secara rinci berapa besarannya pengembalian, dan berapa kepala desa yang telah mengembalikan, dan telah dikemanakan uang tersebut.
Lebih mirisnya lagi terkhusus pejabat publik yang diduga ikut terlibat. namun hening, seakan tidak dapat di proses lebih lanjut secara hukum. hal ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat publik, apa yang telah terjadi sebenarnya . . ?
Diketahui sebelumnya, sekretaris Daerah Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, telah diperiksa oleh unit Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang terkait kasus pengadaan alat pemadam api ringan (APAR) di 147 desa dalam Wilayah Kabupaten Empat Lawang.
Pemeriksaan yang berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2025 ini diduga kuat terkait keterlibatan Fauzan dalam memberikan rekomendasi agar proyek tersebut berjalan, meskipun tanpa Musyawarah Desa (MUS-Des).
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pengadaan APAR ini merupakan proyek “titipan” dari Fauzan Khoiri Denin sendiri.
Dugaan proyek titipan ini ditengarai menjadi penyebab pelaksanaannya berjalan mulus tanpa diketahui masyarakat, bahkan kepala desa sekalipun, tanpa musyawarah desa (MUS-Des).
Proyek pengadaan APAR ini menggunakan Dana Desa (DD) anggaran tahun 2022 dan 2023. yang mana setiap desa diwajibkan menyetor lebih dari Rp 20 juta kepada Pendamping Desa.
Dana miliaran rupiah tersebut selanjutnya diserahkan oleh Pendamping Desa (PD) kepada seseorang berinisial “AF”. sedangkan “Af” telah menjalani hukuman.
Pengadaan APAR ini dinilai sangat janggal, selain tanpa MUSDES, dengan anggaran puluhan juta rupiah, pemerintah desa justru hanya menerima mesin pompa air dan selang, serta 2 hingga 5 tabung APAR kecil.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Empat Lawang melalui Kasi Intel ketika di Konfirmasi sebelumnya menjawab, ” Walaikumsalam iya pak cb ku konfirmasi dl ke bidang pidsus, nanti jawaban ny ku informasi kan🙏”. ” Jawabnya singkat.
Hingga berita ini dirilis belum didapat kembali jawaban dari pihak Kejaksaan Negeri Empat Lawang. apabila adanya jawaban berita ini dapat diupdate kembali. (@TIM).
-
Bengkulu5 tahun agoLSM PKN Laporkan Perbuatan Melawan Hukum, Dugaan Korupsi DD Dusun Sawah Ke Kejari
-
Empat Lawang5 tahun agoPjs. Kepala Desa Aur Gading diduga Tabrak Permendagri no 67 Tahun 2017
-
Empat Lawang9 bulan agoUPTD Puskesmas Tebing Tinggi Selengggarakan Kegiatan Pemicuan dan Pendampingan Pilar 1 STBM
-
Empat Lawang5 tahun agoDi duga Dana Rehab SMP Negeri 1 Pobar Jadi Ajang Korupsi, APH di Minta Bertindak
-
Empat Lawang7 bulan agoBupati Joncik Pembina Upacara Peringatan HAB ke – 80 Kemenag RI
-
Empat Lawang6 tahun agoInspektorat Akan Turun Lapangan, Uji Petik Dugaan Pemotongan BLT DD Suka Dana
-
Empat Lawang11 bulan agoAtlet IPSI Empat Lawang Raih 5 Besar pada Pencak Silat Road TO PON Sum-Sel
-
Advertorial5 tahun agoDEWAN PENDIDIKAN Empat Lawang Kunjungi SMPN 1 Ulu Musi, ini Penyebabnya
