Empat Lawang
Ada Apa, Kepsek SDN 12 Paiker Abaikan Konfirmasi Wartawan
1,334 X dibaca hari ini
EMPAT LAWANG // Netralitasnews.com –Kepala sekolah dasar Negeri (SDN) 12 Pasemah Air Keruh Kabupaten Empat Lawang abaikan konfirmasi wartawan, pada Kamis (29/11/2023).
Adapun tujuan wartawan adalah hendak konfirmasi tentang Prestasi yang di capai oleh sekolah, serta tentang sejauh mana realisasi APBN BOS.
Namun sang Kepala SDN ini Darti seakan enggan di konfirmasi, terkesan menghindar dari wartawan.
Bagaimana tidak saat dikunjungi wartawan Kepsek Darti hanya bersikap acuh sambil memainkan HP nya tanpa merespon sedikitpun.
Tidak diketahui apa masalahnya sehingga dirinya enggan di bincangi. parahnya lagi saat hendak pulang Kepala sekolah langsung keluar dari kantor sekolah tanpa adanya basa-basi meninggalkan tamu yang masih duduk diruang kantornya
Disuga kepsek yang seperti ini tidak mencerminkan seorang pemimpin sekolah, entah apa dan kenapa Darti bersikap demikian terhadap wartawan yang sedang bertamu, sebagai jabatan pemimpin sekolah semestinya menunjukkan kepribadian yang positif terhadap siapapun itu.
Diduga tidak mencerminkan kepribadian yang baik, dan tidak akan berpotensi memajukan sekolah. selain itu juga diduga banyak melakukan penyimpangan atau korupsi dana APBN BOS untuk kepentingan pribadinya, sehingga diduga kepsek seperti ini diselimuti rasa takut. karena terlalu banyak memakan uang haram untuk pribadi dan keluarga.
Sebelum menjabat kepsek SD 12, Darti juga pernah menjabat kepsek SD 6 Paiker, saat itu sering diketahui tidak masuk sekolah, ketika ditanya kepada dewan guru SDN 6 mereka mengatakan kepseknya ke kantor Diknas di Tebing Tinggi Empat Lawang. namun saat lewat depan rumah kepsek tersebut ternyata kepseknya ada dirumah yang saat itu sedang memotong sayuran untuk dimasak, dengan demikian sudah jelas dewan guru hanya bohong belaka, saat dikonfirmasi dewan guru mengatakan bahwa kepseknya mengatakan lewat telpon bahwa dirinya tidak masuk karena ada dinas ke Tebing Tinggi.
Dari rangkaian tersebut dapat diduga kepsek seperti ini bukan kepsek yang baik, dan berbahaya untuk kemajuan sekolah dan anak didiknya serta dapat menularkan citra buruk kepada dewan guru
Dengan demikian diminta kepada Bupati Empat Lawang melalui dinas pendidikan dan dan Kebudayaan Empat Lawang untuk menindak tegas oknum yang seperti ini setidaknya segera melakukan pergantian agar penularannya dapat terhenti.
Disisi lain masyarakat juga berharap agar diknas melalui Kabid tingkat SD dapat mengontrol dengan cara sidak kepsek tersebut demi tumbuhnya generasi yang baik dimasa mendatang, pihak diknas jangan hanya menerima laporan dari kepsek belaka. karena diduga kebohongan marak terjadi
Dana BOS diperuntukkan untuk kepentingan sekolah. namun mayoritas hanya dinikmati oknum kepsek, sementara SPJ yang mereka buat dapat dipastikan rekayasa belaka alias bohong semun. namun apakah pemerintah terus membiarkan korupsi dana BOS makin mentradisi hingga menjadi lahan korupsi bagi oknum kepala sekolah. (@Rls-Tim-IWO -I 4L).
Empat Lawang
Selamat Dirgahayu Empat Lawang ke -19, 20 April 2007 – 20 April 2026
6,398 X dibaca hari ini







Empat Lawang
Hina Profesi Wartawan, CA dilaporkan ke Polisi
1,736 X dibaca hari ini
EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Seorang jurnalis televisi nasional berinisial DA resmi melaporkan pemilik akun Facebook berinisial CA ke Polres Empat Lawang, Polda Sumatera Selatan, atas dugaan pencemaran nama baik.
Laporan tersebut dilayangkan pada Selasa (14/4/2026) setelah pernyataan CA di media sosial dinilai menyudutkan profesi pelapor.
Dugaan pencemaran nama baik ini bermula dari unggahan CA di jejaring sosial Facebook. Dalam narasinya, CA menuding DA sering membuat pemberitaan yang bertujuan menjatuhkan orang lain.
Tidak terima dengan tuduhan tersebut, DA yang didampingi kuasa hukumnya menyambangi Mapolres Empat Lawang dengan membawa barang bukti berupa tangkapan layar (screenshot) pernyataan CA serta menghadirkan saksi-saksi terkait.
Laporan tersebut resmi diterima oleh unit Pidum Polres Empat Lawang dengan nomor registrasi: LP/B/141/IV/2026/SPKT/Polres EMPAT LAWANG/POLDA SUMATERA SELATAN.
Menanggapi adanya video permintaan maaf yang dijadikan konten oleh pelaku media sosial, Kuasa Hukum DA, Feri, memberikan penegasan dari sudut pandang hukum.
Menurutnya, permintaan maaf tidak secara otomatis menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.
“Secara hukum, permintaan maaf hanyalah bentuk penyesalan, namun tidak menggugurkan delik pidana kecuali pada kasus delik aduan di mana korban mencabut laporannya.
Video tersebut sering kali hanya berfungsi sebagai upaya meringankan hukuman atau bagian dari restorative justice,” jelas Feri.
Pihak pelapor yang tergabung dalam PHMI (Perisai Hukum Masyarakat Indonesia) bersama gabungan aktivis mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak tegas.
Mereka meminta agar laporan ini diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku demi tegaknya keadilan di Indonesia.
”Kami meminta kepada APH agar kiranya dapat menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ini. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu di negara tercinta ini,” pungkas
perwakilan koalisi aktivis tersebut.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian Resor Empat Lawang untuk penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik. (@Rls).
Empat Lawang
Pemerintah Kecamatan Pendopo Ajak Warga Gotong Royong
572 X dibaca hari ini
EMPAT LAWANG, Netralitasnews.com – Pemerintah Kecamatan Pendopo ajak warga melakukan gotong royong, yakni membersihkan lingkungan untuk menjaga kebersihan dan mencegah penyakit, Selasa, (06/04), Pukul 08.00. WIB.
Kegiatan ini meliputi pembersihan selokan, trotoar, dan pembuangan sampah liar. upaya ini melibatkan warga, perangkat desa, pihak Pemerintah Kecamatan, dan kambtibmas.
Berikut highlight gotong royong terbaru :
Pembersihan Lingkungan:
Warga Desa Gunung Meraksa Lama, Manggilan, Tanjung Baru, Bayau, Landur, Muara Karang, dan Gunung Meraksa Baru.
Pencegahan Penyakit :
Di Desa gotong royong difokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mengurangi kasus demam berdarah.
Kolaborasi Aparat dan Warga :
Aparat bersama perangkat desa melibatkan masyarakat untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.
Pengelolaan Sampah :
Masyarakat di berbagai desa turut mengedukasi mengenai program pembersihan ini.
Lingkungan desa mangilan:
Camat Pendopo mengadakan gotong royong untuk menanamkan karakter cinta kebersihan.
Aksi Pemerintah Kecamatan Pendopo :
Pemerintah Kecamatan melakukan gotong royong membersihkan kawasan tebas bayang di area Air Lintang Kecamatan Pendopo.
Kegiatan ini diharapkan mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. (@**).
-
Bengkulu5 tahun agoLSM PKN Laporkan Perbuatan Melawan Hukum, Dugaan Korupsi DD Dusun Sawah Ke Kejari
-
Empat Lawang5 tahun agoPjs. Kepala Desa Aur Gading diduga Tabrak Permendagri no 67 Tahun 2017
-
Empat Lawang5 bulan agoUPTD Puskesmas Tebing Tinggi Selengggarakan Kegiatan Pemicuan dan Pendampingan Pilar 1 STBM
-
Empat Lawang5 tahun agoDi duga Dana Rehab SMP Negeri 1 Pobar Jadi Ajang Korupsi, APH di Minta Bertindak
-
Empat Lawang5 tahun agoInspektorat Akan Turun Lapangan, Uji Petik Dugaan Pemotongan BLT DD Suka Dana
-
Empat Lawang3 bulan agoBupati Joncik Pembina Upacara Peringatan HAB ke – 80 Kemenag RI
-
Empat Lawang8 bulan agoAtlet IPSI Empat Lawang Raih 5 Besar pada Pencak Silat Road TO PON Sum-Sel
-
Advertorial5 tahun agoDEWAN PENDIDIKAN Empat Lawang Kunjungi SMPN 1 Ulu Musi, ini Penyebabnya
