Kepahiang
Baru Selesai dikerjakan fisik TPT sudah Retak dan Hancur, Artikel Akan dikirim ke APH
5,487 X dibaca hari ini
KEPAHIANG, Netralitasnews.com– sungguh tak layak dipandang oleh mata dan tak pantas diterima, jika oknum pejabat selalu memikirkan kepentingan pribadi, tuntutan kantong yang lebih, apa pun itu tak akan sempurna baik pekerjaaan maupun hasilnya.
Dalam upaya pencapaian yang di inginkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. mulai dari sektor pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.
didalam penanganan APBDes kerap terjadi penyelewengan. diduga karna silau dengan anggaran yang begitu besar serta menggiurkan, sehingga anggaran pekerjaan seringkali diselewengkan dengan cara membangun asal jadi saja.
Salah satu contoh belum lama ini salah seorang oknum kepala desa di BUI penjara akibat selalu mengutamakan kepentingan pribadi, berakibat fatal karena melanggar kebijakan pengelolaan APBN Dana Desa.
Kali ini tim NN.C melakukan tugas kontrol sosial dengan cara Investigasi ke sebuah fisik bangunan yang terletak didesa Taba Santing, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. ditemukan fisik bangunan tembok pelapis tebing/tanah (TPT) yang berlokasi dipinggir kali lokasi persawahan, jauh dari warga namun tak luput dari pantauan para pewarta.
Warga masyarakat sekitar inisial B (48) tahun menjelaskan, ” bangunan ini baru sekitaran 3 hari ini di selesaikan pak, tapi setau saya kemarin ini dana desa, yang kerjakan oleh Nex warga desa talang karet, memang saya lihat bahwa bangunan ini sudah pada retak dan bolong. kalau rapi saya rasa tidak pak coba di lihat sendiri, untuk lebih jelasnya, tanya saja langsung dengan kadesnya. ” bebernya dengan terang.
Hasil investigasi fisik dilapangan tampak begitu indah serta elok di pandang mata. karena ditemukan sesuatu yang sangat janggal. tim pewartapun merasa sangat tertarik, dengan mengabadikan dokumen photo.
Dengan kasat mata tim secara seksama meninjau secara langsung betapa sangat aneh bin ajaib, karna bangunan TPT ini baru saja selesai dikerjakan dalam 3 hari ini. sungguh sangat tidak masuk akal logika sehat bangunan yang menelan dana ratusan juta rupiah ini sangat bobrok alias bangunannya terkesan asal jadi saja. kondisi fisik penuh dengan retak – retak hampir sepanjang bangunan dan sangat di ragukan kulitas, kuantitas, serta ketahanannya untuk jangka yang lama.
Hal ini di duga kuat tidak sesuai dengan perencanaan awal (gagal), tidak sesuai sfeksifikasi, RAB, dan kurangnya material semen serta adukan tidak merata. dengan kondisi fisik yang seperti ini Kerugian negara ditafsirkan mencapai ratusan juta rupiah.
Ditemukan hampir semua lapisan fisik bangunan sudah retak besar dan sangat membahayakan, di tambah juga papan plang informasi tak di temukan pada lokasi pembangunan TPT, untuk sementara ini belum di ketahui bangunan ini milik siapa, sumber dana dari mana, siapa kontraktor pengelola, siapa pengawas, siapa panitia penanggung jawab teknis kerja. pantaskah proyek ini di katakan proyek Iblis, ataukah mungkin anggarannya turun dari langit melalui air hujan ? Jawabannya “tentu tidak”. Kita belum tahu, dan kita akan terus telusur.
Kali ini reporter membuat membuat artikel fakta untuk konsumsi sebagai pengetahuan publik. terkhusus akan di tujukan kepada pihak APH. sesuai Undang-undang nomor 14 tahun 2008.
Sampai berita ini ditayangkan kepala desa Taba Santing belum bisa di temui untuk dikonfirmasi. berulangkali di coba konfirmasi melalui vi’a telephone dan Wa namun belum ada jawaban. (TEAM_Net)
Kepahiang
Diduga Item APBN BOS SMAN 1 Kepahiang digelapkan, Diminta APH Menyelidiki
3,434 X dibaca hari ini
KEPAHIANG // BENGKULU, Netralitasnews.com – Diduga beberapa item penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN BOS) Tahap 1 SMAN 1 Kepahiang digelapkan oleh oknum kepala sekolah. Selasa, (24/10/2023).
Besaran anggaran dana BOS yang di terima TAHAP 1 TAHUN 2023 Rp.Rp 1.000.905.000 Jumlah dana yang diterima sekolah dari jumlah siswa penerima 1259, Pencairan pada tanggal 21 Maret 2023.
Adapun rincian dana yang di duga keras telah terjadi penggelapan dengan rincian penggunaan
sebagai berikut ;
Rincian Penggunaan ;
1). Penerimaan Peserta Didik baru
Rp. 8.905.530
2). Pengembangan perpustakaan
Rp. 118.297.938
3). Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 160.650.000
4). kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 106.153.450
5). Administrasi kegiatan sekolah
Rp. 189.204.977
6). pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 22.765. 635
7). langganan daya dan jasa Rp.32. 882.540
8). pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 175.779.130
9). penyediaan alat multi media pembelajaran Rp. 53.055.800
10). pembayaran honor Rp. 133. 210.000
Total Dana Rp. 1.000.905.000
Akibat adanya dugaan penggelapan anggaran beberapa Item APBN BOS tersebut kerugian negara ditafsir mencapai tiga ratus juta rupiah.
Berdasarkan hal diatas, aktivis senior TIM KHUSUS DPP LEMBAGA INFORMASI INDEP ENDEN Provinsi Bengkulu Ahwandi, SH akan menindak lanjuti perihal ini kepada aparat penegak hukum serta penuntut hukum yang berwenang. dengan tujuan agar anggaran APBN BOS SMAN 1 Kepahiang dapat diselidiki.
Apabila ditemukan bukti pelanggaran yang merujuk kepada tindak pidana baik ringan, sedang, dan berat yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah dapat ditindak lanjuti untuk ditindak tegas, diproses sesuai prosedur hukum serta undang – undang yang berlaku, ” tegasnya.
Sementara itu, kepala SMAN 1 kepahiang Andri Heryanto masih dalam upaya konfirmasi. dikonfirmasi melalui pesan whatsApp dinomor ****06787156 belum menjawab konfirmasi wartawan sehingga berita ini ditayangkan.
Setelah adanya hak jawab dari kepala SMAN 1 Kepahiang sesuai pasal 1 UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers maka berita dapat diupdate. (@Tim/Redaksi).
Kepahiang
Diduga Beberapa Item BOS SMPN 1 Kepahiang digelapkan Oknum Kep-sek
2,444 X dibaca hari ini
KEPAHIANG // BENGKULU, Netralitasnews.com – Diduga beberapa item penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN BOS) SMPN 1 Kepahiang digelapkan oleh oknum kepala sekolah.
Pasalnya, besaran anggaran dana BOS yang di terima TAHAP 1 TAHUN 2023 Rp. 610.738.000 Jumlah dana yang diterima sekolah dari Jumlah Siswa Penerima 1053 Tanggal Pencairan 21 Maret 2023
Adapun rincian dana yang di duga keras telah terjadi penggelapan dengan rincian penggunaan sebagai berikut ;
1). Penerimaan Peserta Didik baru Rp. 8.830.000
2). Pengembangan perpustakaan Rp. 203.925.000
3). Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 35.286.200
4). Kegiatan asesmen/ evaluasi pembelajaran Rp 32.504.600
5). Administrasi kegiatan sekolah Rp. 126.890.200
6). Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 3.650.000
7). Langganan daya dan jasa Rp.4.200.000
8). Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 94.852.000
9). Pembayaran honor Rp. 97.900.000
Total Dana Rp. 608.038.000
TAHAP 2 TAHUN 2023 Rp 610.740.000 Jumlah Siswa Penerima 1053 Tanggal Pencairan 24 Juli 2023.
1). Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru Rp. 360.000
2). Pengembangan perpustakaan
Rp. 36.800.000
3). kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 13.504.700
4). Kegiatan asesmen/ evaluasi pembelajaran Rp 2.304.000
5). Administrasi kegiatan sekolah
Rp 61.388.200
6). Langganan daya dan jasa
Rp 1.400.000
7). Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 38.157.000
8). Pembayaran honor
Rp 25.800.000
Total Dana Rp. 179.713.900
Akibat adanya dugaan penggelapan anggaran beberapa Item APBN BOS tersebut kerugian negara ditafsir ratusan juta rupiah.
Berdasarkan hal diatas, aktivis senior Provinsi Bengkulu yang namanya tidak ingin di sebutkan akan menindak lanjuti perihal ini kepada aparat penegak hukum serta penuntut hukum yang berwenang. dengan tujuan agar anggaran dana BOS SMPN 1 Kepahiang dapat diselidiki. apabila ditemukan bukti pelanggaran yang merujuk kepada tindak pidana yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah dapat ditindak lanjuti untuk ditindak tegas, diproses sesuai prosedur hukum serta undang – undang yang berlaku, ” tegasnya.
Sementara itu, kepala SMPN 1 kepahiang masih dalam upaya konfirmasi sehingga berita ini ditayangkan. apa bila adanya hak jawab dari kepala SMPN 1 Kepahiang sesuai pasal 1 UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers maka berita dapat diupdate. (@Tim/Korwil Bengkulu).
Kepahiang
Setelah Melalui Musdesus Penerima Manfaat Bantuan BLT-DD Ditetapkan
2,219 X dibaca hari ini
KEPAHIANG, Netralitasnews.com – Sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Desa, Pemerintah Desa diwajibkan mengalokasikan dana desa maksimal 20% dan minimal 10% untuk bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa di tahun anggaran 2023 ini.
Pemerintah Desa Benuang Galing Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) validasi, finalisasi penetapan data keluarga calon penerima manfaat BLT-DD tahun 2023.
Dalam acara ini di hadiri oleh Camat Seberang yang di wakili, Kepala Desa Benuang Galing Heri Salmon, S.Sos, Dinas PMD Kabupaten, Kecamatan, PDTI, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD dan anggota, BMA, Imam, Perangkat Desa, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda lainnya. di laksanakan di kantor Desa Benuang Galing, Jum’at (24/02/2023).

Di sela acara ini Kepala Desa Heri Salmon, S.Sos menyampaikan kepada masyarakat, sebanyak 43 KPM BLT-DD di tahun ini resmi kita tetapkan, kami berharap kepada penerima manfaat ketika mendapatkan bantuan langsung tunai ini agar dapat memanfaatkannya dengan sesuai yang di butuhkan dan bagi yang belum mendapatkan bantuan harap di maklumi, sekarang kita menjalankan sesuai dengan peraturan yang ada di tahun 2023 yaitu miskin ekstrem, cacat menahun, dan lansia.
“Untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di tahun ini kita harus benar-benar mengacu kepada peraturan seperti miskin ekstrim, cacat menahun, lansia dan lainya mengingat di desa kita ini masih banyak yang perlu kita perhatikan”, tegas Heri Salmon, S.Sos
Lanjut Kepala Desa Benuang Galing “setelah ditetapkannya musyawarah penerima manfaat bantuan langsung tunai ini yaitu berjumlah 43 KPM dengan jumlah dana 154 800.000 dari Pagu dana dana desa (DD) di tahun anggaran 2023, ” Ungkapnya. (@YS/Net)
-
Bengkulu5 tahun agoLSM PKN Laporkan Perbuatan Melawan Hukum, Dugaan Korupsi DD Dusun Sawah Ke Kejari
-
Empat Lawang5 tahun agoPjs. Kepala Desa Aur Gading diduga Tabrak Permendagri no 67 Tahun 2017
-
Empat Lawang7 bulan agoUPTD Puskesmas Tebing Tinggi Selengggarakan Kegiatan Pemicuan dan Pendampingan Pilar 1 STBM
-
Empat Lawang5 tahun agoDi duga Dana Rehab SMP Negeri 1 Pobar Jadi Ajang Korupsi, APH di Minta Bertindak
-
Empat Lawang5 bulan agoBupati Joncik Pembina Upacara Peringatan HAB ke – 80 Kemenag RI
-
Empat Lawang5 tahun agoInspektorat Akan Turun Lapangan, Uji Petik Dugaan Pemotongan BLT DD Suka Dana
-
Empat Lawang9 bulan agoAtlet IPSI Empat Lawang Raih 5 Besar pada Pencak Silat Road TO PON Sum-Sel
-
Advertorial5 tahun agoDEWAN PENDIDIKAN Empat Lawang Kunjungi SMPN 1 Ulu Musi, ini Penyebabnya
