Connect with us

Kepahiang

Musdesus Desa Lubuk Saung Sekaligus Perubahan Data KPM-BLT-DD Berjalan Hikmad

Published

on

 891 X dibaca,  6 X dibaca hari ini

KEPAHIANG, Netralitasnews.com – Pemerintah Desa Lubuk Saung Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sekaliagus perubahan data nama keluarga penerima manfaat (KPM), bantian langsung tunai dana desa (BLT DD), pada hari senin tanggal, (01/11/2021) siang.

Musdesus ini dihadiri oleh Camat Seberang Musi, sekaligus Pjs Kades Gunawan Supardi, S.IP, Ketua BPD Markos Adinata beserta anggota, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas Wiwin Nopriansah, Pendamping Desa, Sekretaris Desa Ewan Era Yosepa, dan keluarga penerima manfaat dan masyarakat.

Kegiatan ini di selenggarakan di balai Desa Lubuk Saung yang di pimpin oleh pemerintah kecamamatan seberang Musi, bapak Gunawan Supardi, S.IP, sekaligus sebagai mederator.

Banyak hal yang di sampaikan oleh panitia pelaksanaan di antaranya ; mengenai keluarga penerima manfaat BLT-DD yang selama ini mendapat BLT-DD sekarang di beri pilihan untuk memilih sebagai penerima KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) atau tetap sebagai KPM BLT-DD. karena dalam bentuk bantuan ini tidak boleh KPM menerima ganda. dan ini juga tanpa adanya paksaan dari pihak pemerintah desa atau pihak manapun.

Adapun perubahan data KPM-BLT- DD ke – penerima KKS (Kartu Kluarga Sejahtera) berjumlah 8 (delapan) orang keluarga penerima manfaat (KPM).

Di dalam memilih bantuan ini kami berharap kepada masyarakat agar dapat memilih sesuai yang di inginka, dan jangan sampai salah dalam memilih karena hal ini tidak ada unsur paksaan.

” Kami berharap kepada masyarakat agar dapat memilih salah satu dari program pemerintah ini menurut hati nurani masing-masing. dan jangan sampai salah pilih “, ” Ungkap Wiwin Bhabinkamtibmas.

Musyawarah Desa Khusus Musdesus dan perubahan data nama KPM-BLT-DD ke – KKS kartu keluarga sejahtera berjalan sesuai yang di inginkan bersama, dan tetap mematuhi protokol kesehatan. mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran (covid-19).

Kegiatan musyawarah berjalan dengan lancar, dari pagi hingga selesai tanpa adanya hambatan apapun. (YS-Net)

Advertisement

Kepahiang

Arozi Siap Berkompetisi, Berikut Visi dan Misinya tuk Memimpin Desa Lubuk Saung

Published

on

By

 561 X dibaca,  5 X dibaca hari ini

KEPAHIANG, Netralitasnews.com Arozi siap berkompetisi didalam memimpin desa Lubuk Saung, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang.

Berikut Visi, Misinya ;
Visi ; ” Gotong Royong Membangun Desa Mandiri yang Jujur, Adil, Sejahtera, Berbudaya dan Berakhlak Mulia, Kalau bisa sekarang mengapa harus besok “.

Misi ;  ” Menyalurkan Apapun program Pemerintah yang bisa gratis kita gratiskan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur”.

Untuk memajukan suatu desa tentunya harus dipimpin sosok seorang pemimpin yang berwibawa, bijaksana dalam segala hal, mementingkan kepentingan masyarakat luas, serta konsekuensi di dalam segala urusan birokrasi pemerintahan.

Suatu desa harus dipimpin oleh seseorang yang memiliki kecakapan dan kelebihan dalam suatu bidang, sehingga dia mampu mengajak orang lain untuk bersama – sama melakukan suatu kegiatan atau aktivitas – aktivitas tertentu untuk mencapai suatu tujuan  kesejahteraan masyarakat desa baik dibidang pertanian, birausahawan, dan kesehatan.

Yang harus memiliki beberapa kelebihan. terutama yaitu kelebihan di bidang moral dan akhlak, semangat perjuangannya, ketajaman intelegensinya, kepekaannya terhadap lingkungan, dan ketekunan serta keuletannya.

Yang paling penting itu integritas kepribadiannya, sehingga dia menjadi lebih dewasa dan lebih matang, serta bertanggung jawab dan lebih bijaksana di dalam segala hal yang berkaitan dengan masyarakat banyak.

Intelegensi tinggi, imbang emosinya, bersifat terbuka, demokratis, dan sensitif terhadap kebutuhan dan aspirasi – aspirasi daripada masyarakatnya.

Dia tidak hanya harus mampu memberikan tata-tertib, peraturan, perintah dan intruksi-intruksi semata, akan tetapi dia juga harus mampu menerima pesan-pesan dan informasi dari lingkungan.

Maka dari itu kami mengajak masyarakat lubuk saung semuanya, agar dapat memilih pemimpin yang benar-benar memimpin, yang artinya pemimpin yang dapat menuntun, membimbing, membangun, memberi atau membangunkan motivasi – motivasi masyarakat.

Untuk Meningkatkan Pembangunan dan kemajuan Desa Lubuk Saung salah satu calon Kepala Desa  Lubuk Saung Arozi biasa di sapa Rozek dengan nomor urut 02 bertekad untuk memajukan desa. dan akan  membawa desa lebih maju lagi dari sebelumnya.

Menurut Arozi melihat kondisi desa saat ini, dirinya siap maju didalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Kepahiang. apabila tepilih nantinya akan memajukan desa di dalam segala sektor bidang. ” Jelasnya. (Sct/Yoyon S)

Continue Reading

Kepahiang

Dugaan Korupsi Bangunan TPT Desa Taba Santing Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Published

on

By

 1,115 X dibaca,  11 X dibaca hari ini

KEPAHIANG, Netralitasnews.com – menindak lanjuti berita sebelumnya, berdasarkan pantauan tim media ini dilapangan pada tanggal (05/11/2021) yang menemukan fisik bangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) belum genap satu bulan namun sudah  sudah pada retak. bangunan ini yang berlokasi di wilayah desa taba santing, kecamatan tebat karai, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Senin, (08/11/2021).

Upaya pencapaian yang diinginkan oleh pemerintah pusat melalui Permendes PDTT terkhusus di sektor infrastruktur APBN dana desa. yang kemudian tertuang didalam APB-Des dimasing – masing desa tanah air.

Akan tetapi dugaan indikasi penyalahgunaan jabatan, wewenang, bahkan sampai berindikasi KKN pun tak terhindarkan. seperti contoh di desa taba santing. Kenapa? dengan anggaran yang begitu besar kerap kali menyilaukan mata para oknum pengguna anggaran itu sendiri.

Tak sedikit yang telah diproses ke meja hijau hingga berujung ke BUI yang pada endingnya mendekam dibalik jeruji besi setelah Putusan Hakim.

Kuat dugaan telah terjadi Indikasi KKN terkhusus di Kabupaten Kepahiang adalah desa taba santing, kecamatan tebat karai, Kabupaten Kepahiang.

Pasalnya pantauan dilapangan bahwa pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di desa taba santing ini diduga kuat telah terjadi pelanggaran dengan indikasi fakta sebagai berikut ;

1. Tidak sesuai dengan perencanaan awal
2. Tidak sesuai dengan RAB
3. Tidak ada papan informasi, melanggar UU KIP nomor 14 tahun 2008
4. Fisik bangunan sudah pada retak dan hancur
5. Diduga kuat dipihak ketigakan/di borongkan
6. Dalam pengelolaan APBN dana desa, dikelola satu kendali oleh oknum kepala desa beserta jajaran.

Sungguh sangat disayangkan dengan kondisi fisik yang belum genap satu bulan ini. namun sudah pada retak dan hancur, hingga berakibat adanya kerugian negara berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sementara itu, kepala desa taba santing ketika dikirimkan berita yang telah ditayangkan sebelumnya untuk di minta tanggapan atau klrarifikasi namun  membalas, ” mantap oke Mantap Salam dari Taba. yang artinya begitu dirinya diduga sungguh bangga karena bisa terkenal di dunia jagat Internet. dengan jelas tidak bisa menjawab soal konfirmasi yang telah datang kepadanya.

Pasca hal tersebut diatas pemerintah kecamatan Tebat Karai,  Sayuti saat hendak dikonfirmasi di kantornya sekira jam 09 : 00 WIB.  namun sedang tidak ada di tempat

” Beliau sekarang sedang ada diluar, kalau memang ada hal penting silahkan saja temui beliau di desa penanjung ada pertemuan. ” Ungkap stap kecamatan singkat.  

Hingga berita ini ditayangkan, kepala desa taba Santing, Camat tebat karai belum memberikan hak jawab atau klarifikasi dari Konfirmasi tim Wartawan.

Masyarakat desa taba santing khususnya serta masyarakat kecamatan tebai karai, Kabupaten Kepahiang pada umumnya.  berharap serta meminta kepada pihak aparat penegak Hukum (APH) agar dapat bertindak tegas didalam menindaklanjuti permasalahan ini setelah habis masa tahun anggaran berjalan nantinya. ” pinta warga. (TIM-Net).

Continue Reading

Kepahiang

Baru Selesai dikerjakan fisik TPT sudah Retak dan Hancur, Artikel Akan dikirim ke APH

Published

on

By

 1,414 X dibaca,  6 X dibaca hari ini

KEPAHIANG, Netralitasnews.com sungguh tak layak dipandang oleh mata dan tak pantas diterima, jika oknum pejabat selalu memikirkan kepentingan pribadi, tuntutan kantong yang lebih, apa pun itu tak akan sempurna baik pekerjaaan maupun hasilnya.

Dalam upaya pencapaian yang di inginkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. mulai dari sektor pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.
didalam penanganan APBDes kerap terjadi penyelewengan. diduga karna silau dengan anggaran yang begitu besar serta menggiurkan, sehingga anggaran pekerjaan seringkali diselewengkan dengan cara membangun asal jadi saja.

Salah satu contoh belum lama ini salah seorang oknum kepala desa di BUI penjara akibat selalu mengutamakan kepentingan pribadi, berakibat fatal karena melanggar kebijakan pengelolaan APBN Dana Desa.

Kali ini tim NN.C melakukan tugas kontrol sosial dengan cara Investigasi ke sebuah fisik bangunan yang terletak didesa Taba Santing, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. ditemukan fisik bangunan tembok pelapis tebing/tanah (TPT) yang berlokasi dipinggir kali lokasi persawahan, jauh dari warga namun tak luput dari pantauan para pewarta.

Warga masyarakat sekitar inisial  B (48) tahun menjelaskan, ” bangunan ini baru sekitaran 3 hari ini di selesaikan pak, tapi setau saya kemarin ini dana desa, yang kerjakan oleh Nex warga desa talang karet, memang saya lihat bahwa bangunan ini sudah pada retak dan bolong. kalau rapi saya rasa tidak pak coba di lihat sendiri, untuk lebih jelasnya, tanya saja langsung dengan kadesnya. ” bebernya dengan terang.

Hasil investigasi fisik dilapangan tampak begitu indah serta elok di pandang mata. karena ditemukan sesuatu yang sangat janggal. tim pewartapun merasa sangat tertarik, dengan mengabadikan dokumen photo.

Dengan kasat mata tim secara seksama meninjau secara langsung betapa sangat aneh bin ajaib, karna bangunan TPT ini baru saja selesai dikerjakan dalam 3 hari ini. sungguh sangat tidak masuk akal logika sehat bangunan yang menelan dana ratusan juta rupiah ini sangat bobrok alias bangunannya terkesan asal jadi saja. kondisi fisik penuh dengan retak – retak hampir sepanjang bangunan dan sangat di ragukan kulitas, kuantitas, serta ketahanannya untuk jangka yang lama.

Hal ini di duga kuat tidak sesuai dengan perencanaan awal (gagal), tidak sesuai sfeksifikasi, RAB, dan kurangnya material semen serta adukan tidak merata. dengan kondisi fisik yang seperti ini Kerugian negara ditafsirkan mencapai ratusan juta rupiah.

Ditemukan hampir semua lapisan fisik bangunan sudah retak besar dan sangat membahayakan, di tambah juga papan plang informasi tak di temukan pada lokasi pembangunan TPT, untuk sementara ini belum di ketahui bangunan ini milik siapa, sumber dana dari mana, siapa kontraktor pengelola, siapa pengawas, siapa panitia penanggung jawab teknis kerja. pantaskah proyek ini di katakan proyek Iblis, ataukah mungkin anggarannya turun dari langit melalui air hujan ? Jawabannya “tentu tidak”. Kita belum tahu, dan kita akan terus telusur.

Kali ini reporter membuat membuat artikel fakta untuk konsumsi sebagai pengetahuan publik. terkhusus akan di tujukan kepada pihak APH. sesuai Undang-undang nomor 14 tahun 2008.

Sampai berita ini ditayangkan kepala desa Taba Santing belum bisa di temui untuk dikonfirmasi. berulangkali di coba konfirmasi melalui vi’a telephone dan Wa namun belum ada jawaban. (TEAM_Net)

Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!