Kepahiang
Dugaan Korupsi Bangunan TPT Desa Taba Santing Mencapai Ratusan Juta Rupiah
4,875 X dibaca hari ini
KEPAHIANG, Netralitasnews.com – menindak lanjuti berita sebelumnya, berdasarkan pantauan tim media ini dilapangan pada tanggal (05/11/2021) yang menemukan fisik bangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) belum genap satu bulan namun sudah sudah pada retak. bangunan ini yang berlokasi di wilayah desa taba santing, kecamatan tebat karai, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Senin, (08/11/2021).
Upaya pencapaian yang diinginkan oleh pemerintah pusat melalui Permendes PDTT terkhusus di sektor infrastruktur APBN dana desa. yang kemudian tertuang didalam APB-Des dimasing – masing desa tanah air.
Akan tetapi dugaan indikasi penyalahgunaan jabatan, wewenang, bahkan sampai berindikasi KKN pun tak terhindarkan. seperti contoh di desa taba santing. Kenapa? dengan anggaran yang begitu besar kerap kali menyilaukan mata para oknum pengguna anggaran itu sendiri.
Tak sedikit yang telah diproses ke meja hijau hingga berujung ke BUI yang pada endingnya mendekam dibalik jeruji besi setelah Putusan Hakim.
Kuat dugaan telah terjadi Indikasi KKN terkhusus di Kabupaten Kepahiang adalah desa taba santing, kecamatan tebat karai, Kabupaten Kepahiang.
Pasalnya pantauan dilapangan bahwa pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di desa taba santing ini diduga kuat telah terjadi pelanggaran dengan indikasi fakta sebagai berikut ;
1. Tidak sesuai dengan perencanaan awal
2. Tidak sesuai dengan RAB
3. Tidak ada papan informasi, melanggar UU KIP nomor 14 tahun 2008
4. Fisik bangunan sudah pada retak dan hancur
5. Diduga kuat dipihak ketigakan/di borongkan
6. Dalam pengelolaan APBN dana desa, dikelola satu kendali oleh oknum kepala desa beserta jajaran.
Sungguh sangat disayangkan dengan kondisi fisik yang belum genap satu bulan ini. namun sudah pada retak dan hancur, hingga berakibat adanya kerugian negara berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Sementara itu, kepala desa taba santing ketika dikirimkan berita yang telah ditayangkan sebelumnya untuk di minta tanggapan atau klrarifikasi namun membalas, ” mantap oke Mantap Salam dari Taba. yang artinya begitu dirinya diduga sungguh bangga karena bisa terkenal di dunia jagat Internet. dengan jelas tidak bisa menjawab soal konfirmasi yang telah datang kepadanya.
Pasca hal tersebut diatas pemerintah kecamatan Tebat Karai, Sayuti saat hendak dikonfirmasi di kantornya sekira jam 09 : 00 WIB. namun sedang tidak ada di tempat
” Beliau sekarang sedang ada diluar, kalau memang ada hal penting silahkan saja temui beliau di desa penanjung ada pertemuan. ” Ungkap stap kecamatan singkat.
Hingga berita ini ditayangkan, kepala desa taba Santing, Camat tebat karai belum memberikan hak jawab atau klarifikasi dari Konfirmasi tim Wartawan.
Masyarakat desa taba santing khususnya serta masyarakat kecamatan tebai karai, Kabupaten Kepahiang pada umumnya. berharap serta meminta kepada pihak aparat penegak Hukum (APH) agar dapat bertindak tegas didalam menindaklanjuti permasalahan ini setelah habis masa tahun anggaran berjalan nantinya. ” pinta warga. (TIM-Net).
Kepahiang
Diduga Item APBN BOS SMAN 1 Kepahiang digelapkan, Diminta APH Menyelidiki
3,123 X dibaca hari ini
KEPAHIANG // BENGKULU, Netralitasnews.com – Diduga beberapa item penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN BOS) Tahap 1 SMAN 1 Kepahiang digelapkan oleh oknum kepala sekolah. Selasa, (24/10/2023).
Besaran anggaran dana BOS yang di terima TAHAP 1 TAHUN 2023 Rp.Rp 1.000.905.000 Jumlah dana yang diterima sekolah dari jumlah siswa penerima 1259, Pencairan pada tanggal 21 Maret 2023.
Adapun rincian dana yang di duga keras telah terjadi penggelapan dengan rincian penggunaan
sebagai berikut ;
Rincian Penggunaan ;
1). Penerimaan Peserta Didik baru
Rp. 8.905.530
2). Pengembangan perpustakaan
Rp. 118.297.938
3). Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 160.650.000
4). kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran Rp. 106.153.450
5). Administrasi kegiatan sekolah
Rp. 189.204.977
6). pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 22.765. 635
7). langganan daya dan jasa Rp.32. 882.540
8). pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 175.779.130
9). penyediaan alat multi media pembelajaran Rp. 53.055.800
10). pembayaran honor Rp. 133. 210.000
Total Dana Rp. 1.000.905.000
Akibat adanya dugaan penggelapan anggaran beberapa Item APBN BOS tersebut kerugian negara ditafsir mencapai tiga ratus juta rupiah.
Berdasarkan hal diatas, aktivis senior TIM KHUSUS DPP LEMBAGA INFORMASI INDEP ENDEN Provinsi Bengkulu Ahwandi, SH akan menindak lanjuti perihal ini kepada aparat penegak hukum serta penuntut hukum yang berwenang. dengan tujuan agar anggaran APBN BOS SMAN 1 Kepahiang dapat diselidiki.
Apabila ditemukan bukti pelanggaran yang merujuk kepada tindak pidana baik ringan, sedang, dan berat yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah dapat ditindak lanjuti untuk ditindak tegas, diproses sesuai prosedur hukum serta undang – undang yang berlaku, ” tegasnya.
Sementara itu, kepala SMAN 1 kepahiang Andri Heryanto masih dalam upaya konfirmasi. dikonfirmasi melalui pesan whatsApp dinomor ****06787156 belum menjawab konfirmasi wartawan sehingga berita ini ditayangkan.
Setelah adanya hak jawab dari kepala SMAN 1 Kepahiang sesuai pasal 1 UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers maka berita dapat diupdate. (@Tim/Redaksi).
Kepahiang
Diduga Beberapa Item BOS SMPN 1 Kepahiang digelapkan Oknum Kep-sek
2,221 X dibaca hari ini
KEPAHIANG // BENGKULU, Netralitasnews.com – Diduga beberapa item penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN BOS) SMPN 1 Kepahiang digelapkan oleh oknum kepala sekolah.
Pasalnya, besaran anggaran dana BOS yang di terima TAHAP 1 TAHUN 2023 Rp. 610.738.000 Jumlah dana yang diterima sekolah dari Jumlah Siswa Penerima 1053 Tanggal Pencairan 21 Maret 2023
Adapun rincian dana yang di duga keras telah terjadi penggelapan dengan rincian penggunaan sebagai berikut ;
1). Penerimaan Peserta Didik baru Rp. 8.830.000
2). Pengembangan perpustakaan Rp. 203.925.000
3). Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp. 35.286.200
4). Kegiatan asesmen/ evaluasi pembelajaran Rp 32.504.600
5). Administrasi kegiatan sekolah Rp. 126.890.200
6). Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp. 3.650.000
7). Langganan daya dan jasa Rp.4.200.000
8). Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp. 94.852.000
9). Pembayaran honor Rp. 97.900.000
Total Dana Rp. 608.038.000
TAHAP 2 TAHUN 2023 Rp 610.740.000 Jumlah Siswa Penerima 1053 Tanggal Pencairan 24 Juli 2023.
1). Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru Rp. 360.000
2). Pengembangan perpustakaan
Rp. 36.800.000
3). kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 13.504.700
4). Kegiatan asesmen/ evaluasi pembelajaran Rp 2.304.000
5). Administrasi kegiatan sekolah
Rp 61.388.200
6). Langganan daya dan jasa
Rp 1.400.000
7). Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 38.157.000
8). Pembayaran honor
Rp 25.800.000
Total Dana Rp. 179.713.900
Akibat adanya dugaan penggelapan anggaran beberapa Item APBN BOS tersebut kerugian negara ditafsir ratusan juta rupiah.
Berdasarkan hal diatas, aktivis senior Provinsi Bengkulu yang namanya tidak ingin di sebutkan akan menindak lanjuti perihal ini kepada aparat penegak hukum serta penuntut hukum yang berwenang. dengan tujuan agar anggaran dana BOS SMPN 1 Kepahiang dapat diselidiki. apabila ditemukan bukti pelanggaran yang merujuk kepada tindak pidana yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah dapat ditindak lanjuti untuk ditindak tegas, diproses sesuai prosedur hukum serta undang – undang yang berlaku, ” tegasnya.
Sementara itu, kepala SMPN 1 kepahiang masih dalam upaya konfirmasi sehingga berita ini ditayangkan. apa bila adanya hak jawab dari kepala SMPN 1 Kepahiang sesuai pasal 1 UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers maka berita dapat diupdate. (@Tim/Korwil Bengkulu).
Kepahiang
Keluarga Korban Pembunuhan Minta Polres Empat Lawang Segera Ungkap Pelaku
2,298 X dibaca hari ini
KEPAHIANG I BENGKULU, Netralitasnews.com – Kematian Hendra wijaya bin Faturrahman dengan cara direnggut paksa nyawanya secara sadis membuat pihak keluarga murka, identitas terduga pelaku telah ditelusuri pihak keluarga dan di share ke media sosial. dengan harapan pihak kepolisian cepat bertindak dan segera ungkap pelaku atas perkara ini.
Pasalnya, hingga saat ini belum ada titik terang, bahkan saksi kunci dilepas begitu saja oleh pihak Polres Empat Lawang.
Aprian Sanjaya selaku Adik Kandung korban, Selasa (30/05) meminta Pihak Polres Empat Lawang Polda Sumsel untuk bergegas aktif menangani perkara ini. pasalnya pasca seminggu telah berlalu pihak keluarga belum menerima tanggapan dari Polres Empat Lawang terkait perkembangan perkara ini.

Lambatnya penanganan membuat pihak keluarga korban geram dan dikhawatirkan hukum rimba bertindak jika Polisi terkesan lamban dalam menangkap pelaku.
Pihak keluarga telah bergeriliya mencari keberadaan terduga pelaku pembunuhan terhadap Hendra Wijaya.
” Sudah 7 hari kakak kami pergi, namun belum ada perkembangan informasi dari Polres Empat Lawang. pihak keluarga sudah bergerilya juga mencari informasi keberadaan terduga pelaku, khawatir hukum rimba terjadi jika pihak Kepolisian kurang aktif menangani Perkara ini, ” terang Aprian belum lama ini, apalagi saksi kunci kejadian ini yakni Sdr. Edi ternyata tidak ditahan oleh Polres Empat Lawang. padahal seperti diberitakan sebelumnya Hendra (38) meninggal bersimbah darah dengan luka serius di bagian kepala di kediaman Sdr. Edi.
” Saksi utama dan tempat kakak kami tewas ternyata tidak ditahan. harapan kami Polres Empat Lawang menahan saksi utama ini, terlepas dari ada dan tidaknya keterlibatan Sdr. Edi dalam Pandangan Hukum dapat diputus dalam proses persidangan di Pengadilan nantinya,” sampai Aprian.
Lebih jauh Arpin mengatakan pihaknya akan bersurat atau melapor langsung ke Polda Sumsel dan Polri terkait Perkara ini. namun dalam hal ini tentunya pihak keluarga masih menghormati Polres Empat Lawang.
Selain itu Pihak Keluarga Korban juga meminta kepada masyarakat untuk membantu memberikan informasi terkait pelarian terduga Pelaku.
” Kami memohon agar Polres Empat Lawang bertindak adil sesuai prosedur dan aktif dalam melacak pelaku, tahan semua yang terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan berencana dan perampokan terhadap Kakak kami Hendra hingga putusan pengadilan nantinya.
Kepada seluruh masyarakat luas dari Se Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi kami mohon informasi jika melihat orang dengan ciri – ciri yang telah kami posting di media sosial, ” pinta Arpian mengakahiri. (@Rls/Red).
-
Bengkulu5 tahun agoLSM PKN Laporkan Perbuatan Melawan Hukum, Dugaan Korupsi DD Dusun Sawah Ke Kejari
-
Empat Lawang5 tahun agoPjs. Kepala Desa Aur Gading diduga Tabrak Permendagri no 67 Tahun 2017
-
Empat Lawang6 bulan agoUPTD Puskesmas Tebing Tinggi Selengggarakan Kegiatan Pemicuan dan Pendampingan Pilar 1 STBM
-
Empat Lawang5 tahun agoDi duga Dana Rehab SMP Negeri 1 Pobar Jadi Ajang Korupsi, APH di Minta Bertindak
-
Empat Lawang5 bulan agoBupati Joncik Pembina Upacara Peringatan HAB ke – 80 Kemenag RI
-
Empat Lawang5 tahun agoInspektorat Akan Turun Lapangan, Uji Petik Dugaan Pemotongan BLT DD Suka Dana
-
Empat Lawang9 bulan agoAtlet IPSI Empat Lawang Raih 5 Besar pada Pencak Silat Road TO PON Sum-Sel
-
Advertorial5 tahun agoDEWAN PENDIDIKAN Empat Lawang Kunjungi SMPN 1 Ulu Musi, ini Penyebabnya
